Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGEJAR KEMBALI CINTA ISTRIKU

MENGEJAR KEMBALI CINTA ISTRIKU

tegur Elena sambil mengusap hidung Rafael dengan tisu. "Abisnya enak, Ma! Papa bilang ini pizza paling enak di London karena kejunya bisa ditarik panjang banget!" jawab Rafael sambil memamerkan lelehan keju di tangannya. Elena melirik Gerald yang duduk di seberangnya. Pria itu tidak makan. Ia justru hanya memperhatikan Elena dengan tatapan yang sulit diartikan. "Kenapa kamu nggak makan?" tanya Elena ketus.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Billionaire

Istri Kedua Sang Billionaire

Ada kesan manis, asem dan pedas dari semua itu. “Gimana, Beb?” “Haruskah elo gue cium buat nunjukin rasa terimakasih?” “Eh, enggak ... tengkyu. Mending gue dicium sama Tian daripada dicium sama elo, bekasnya Om Justin,” balas Rhea. “Ish,” gerutu Hana. “Tapi ini bukan elo yang bikin, kan ... karena rasanya pasti beda sama yang dijual dipinggir jalan.”
1072.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

Padahal kemarin malam, dia merasa suasananya sangat hangat selayaknya keluarga lengkap yang bahagia, tapi kenapa malam ini terasa berbeda? Apa karena tidak hadirnya Elvi dan Adikara yang kini sedang bulan madu entah ke mana? "Aria!" panggil Rexan pelan. Aria mendongak untuk membalas tatapan mata Rexan. "Ya, Kak!" "Tambah lagi makannya." Rexan mengernyitkan dahi. "Makanmu baru sedikit, kan?" "Aku sudah kenyang, Kak." Aria tersenyum manis. "Tadi kan kita makan brownies, jadi aku sudah cukup kenyang sekarang."
1014.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Kupelihara Gundik yang Suamiku Cintai

Kupelihara Gundik yang Suamiku Cintai

“Benar, jangan dikasih mereka. Mereka terlalu berharga untuk sakit hanya demi rasa enak sesaat.” Tania tersenyum miring, lalu kembali keluar. Raka menatap ibunya. “Mama bohong ya tadi… kita nggak mencret kalau makan pizza.” Aira terdiam. Ia menarik napas pelan, lalu merangkul keduanya. “Maaf ya, Nak… Kadang Mama harus bilang begitu supaya kalian nggak merasa sedih.” Aluna memeluk ibunya. “Nggak apa-apa, Ma. Bubur Mama enak kok.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

jawabku, tidak sabar untuk mencicipinya. Aku mengambil sepotong pizza dan menggigitnya, rasa gurih keju segera meledak di mulutku. "Ini benar-benar enak!" Adrian duduk di sampingku, mengambil sepotong pizza juga. "Aku senang kau suka. Ini adalah salah satu hal favoritku, dan aku tahu kau juga menyukainya," ungkapnya sambil menikmati pizza.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

tanya Diandra. "Iya, Di, gimana? Pas enggak rasanya?" "Pas sih, Kak, cuman enggak tahu kenapa aku ngerasa ada yang kurang, tapi bingung juga kurangnya," kata Diandra. "But overall enak kok." "Enggak usah sok menilai deh lo, bikin sendiri belum tentu seenak ini," kata Gian. "Lagian nasi gorengnya enak tanpa kurang kok. Lidah lo aja yang aneh."
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 914 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Istri Sah CEO

Istri Sah CEO

ucap Zahwa. "Ini adalah Pie buah, pokoknya ini enak banget Wak, aku pernah coba ini kok, pokoknya rasanya enak!" ucap Keisya sambil mengambil Pie buah dan memperlihatkannya kepada Zahwa. Ibu terus membidik Keisya yang tingkahnya sembilan puluh derajat berubah, tak seperti biasanya wanita itu baik seperti teman yang sangat akrab dan akur.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
PREDESTINASI CINTA (New)

PREDESTINASI CINTA (New)

Kenapa rasanya jauh lebih enak? Khalingga menyuapinya lagi dan lagi. Ia sangat ingin bersikeras untuk menolak. Tapi sialnya rasa pizza itu jauh lebih enak dari sebelumnya. BERSAMBUNG.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Naomi benar-benar menyesal ketika surat tawaran kerja ia tandatangani tanpa pikir panjang lantaran terlalu tenggelam dalam euforia kelulusan dengan predikat bagus. Penyesalan benar dirasakan. Kawasan pantai itu sebenarnya tidak buruk sama sekali, bisa dikatakan indah dan masih asri, belum banyak orang-orang luar ke sana. Sayangnya bagi Naomi yang sejak bayi sudah menikmati kecepatan teknologi, hidup di tempat itu adalah neraka baginya. Jaringan internet dan komunikasi cukup buruk, ditambah penduduk di area itu cukup sensitif dengan pendatang.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Tatapannya turun perlahan, seperti sedang menilai. Dari piring. Ke sendok. Ke meja. Lalu ke Indra. “Serius?” ucap Rian. “Masih makan kayak gini?” Indra tetap menyendok makanannya, mencicipi sedikit sebelum menjawab. “Enak,” jawab Indra. Rian tertawa pendek. “Gue gak heran lo bilang enak,” ucap Rian. “Orang yang biasa hidup pas-pasan… standar nikmatnya juga beda.”
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai pia enak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status