JEJAK SANG PEWARIS
tanya Gubernur Morgan Hanjaya memecah kesunyian, setelah beberapa saat tak seorang pun terdengar angkat suara.
Seorang lelaki gemuk berusia setengah baya yang duduk di deretan sebelah kiri panggung utama tiba-tiba bangkit berdiri dan berkata, “Mohon maaf, Tuan Gubernur. Selama ini, kami dari Keluarga Margono tidak pernah meragukan keputusan Tuan Gubernur dalam hal apa pun. Akan tetapi, menetapkan keadaan bahaya dan memberlakukan darurat sipil justru di saat kita sudah ditunjuk menjadi tuan rumah program kerja sama kesehatan antara Negara Pecunia dan Negara Vicinus adalah suatu hal yang sama sekali berbeda. Oleh karena itu, izinkan saya bertanya – apakah kita memang akan memberontak terhadap
Bab Populer