Ahli Waris
Cinta menatapku menepuk jidatnya.
“Apa benar semua? Kayak ngerjakan ulangan anak sd saja, jawaban benar semua. Alasanmu datang ke sini itu apa sebenarnya?” tanya Bapak serius marah tentunya. Pandangannya kaku sekali.
“Iya Pak, Agus kabur dan kemari, lalu menodai Cinta sekali, berpelukan, lalu tadi lapar, mengambil makanan, tapi tadi Agus Pak. Bukan kodok, kucing, ma—”
Hot Chapters