Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Miss Antagonist

Miss Antagonist

Semakin susah baginya menutup kesedihan. Anya terlentang di tempat tidur, menatap lampu kristal di tengah-tengahnya, membiarkan tiap bulir air mata berjatuhan ke sisi wajah. “Nggak usah nulis, puisimu makin tahun makin sedih.” Pramudya mengangguk, dia mengakuinya. Puisi bukan hanya tersusun dari bait-bait indah, tapi juga menyentuh, menggambarkan bagaimana perasaan penulisnya.
9.834.8K viewsCompletedAdded to Library 940 Times as puisi pablo neruda
Show Reviews (32)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Read All Reviews
ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

Puisi Braga "iih kak Bram ini kalau sudah buat puisi, pasti aku selalu bisa luluh, hmm ya sudah aku ingin membalas puisi kak Bram ya. "Memang tidak mudah menjadi yang kau inginkan, namun aku selalu pasrahkan hatiku, takdir yang akan menjawabnya, andaikan engkau tahum betapa aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, jika aku bukan jalanmu, aku akan berhenti mengharapkanmu, namun jika aku memang tercipta untukmu, aku akan memilikimu"Puisi Gaby
104.3K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as puisi pablo neruda
Show Reviews (13)
Read
+Library
gunawan satura
Hmm....kisah yang belum pernah ada, Semoga Gaby segera menyadari kalau Braga adalah Bram seorang hero masa kecilnYa dulu. Sudah tidak sabar melihat mereka bersatu. Di tunggu Thor kelanjutannya, Dan untuk Rachel dan tante Lidia semoga mereka dapat ganjaran yang setimpal....
Issabella Glown
Sumpah Aku gemes baca ceritanya, Gaby lelaki yang selama ini kamu tunggu sudah di depan mata itu, kalau jadi aku pasti akan bisa mengenali walau dia menyamar sekalipun, lanjutkan Thor jangan lama - lama, dan buat Rachel.. biarin saja dia kena hukuman......
Read All Reviews
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

Laura langsung menangis usai mendengar Siddarth membacakan puisi yang pernah Romeo kirim padanya setelah dia di sakiti oleh Cruz. Siddarth sengaja membacakan puisi tersebut untuk Laura, agar Laura sadar jika dia tidak boleh larut dalam kesedihannya, sebab Romeo merindukannya bukan ingin melihatnya menangis. "Sudah! Kamu jangan sedih lagi, sebagai gantinya, ini, aku sudah belikan kamu buku puisi terbaru dan ter favorit saat ini, bukunya berjudul SEJUTA PUISI CINTA ROMEO karya Hazman Arif, di buku tersebut banyak sekali puisi yang mampu menggambarkan perasaan kita, mulai dari sedih, bahagia, kehidupan hingga jatuh cinta, aku tahu kamu sangat menyukai puisi jadi karena itu, aku membelikan kamu
104.3K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

Nama itu membuat Neriel mengangguk pelan, seolah mengingatnya dengan hati-hati dan tidak ingin melupakannya begitu saja. “Saya sering datang ke tebing ini,” lanjutnya. “Tapi baru kali ini melihat seseorang menulis puisi di tepi laut.” “Saya hanya menulis untuk diri sendiri,” jawab Evelune tenang, meski jantungnya berdetak sedikit lebih cepat dari biasanya. Neriel memperhatikan buku kecil di tangannya. “Laut memang pandai membuat orang ingin berbicara.”
10569 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Pukulan, tebasan, ledakan—semua tertahan di udara, menjadi patung-patung pertempuran yang beku. Dari jauh, bayangan itu tertawa. “Lihatlah kalian. Pertarungan kalian abadi, tapi tak pernah sampai. Kalian adalah seni jeda. Sebuah puisi yang hanya koma.” --- Retakan Introspektif Rynor menutup matanya lagi. Bayangan dalam dirinya bertanya: “Kalau kau bisa menulis ulang kalimat, apakah kau berani menuliskan titik?”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Cahaya kecilnya memantul di dinding, menari lembut bersama bayangan daun di luar jendela ia menatapnya lama, lalu mengambil buku hariannya dan menulis satu halaman terakhir, “Kami sudah melewati hujan, badai, dan malam yang panjang. Tapi dari semua itu, aku belajar satu hal, pelita yang paling kuat bukan yang paling terang, melainkan yang tetap menyala bahkan ketika angin mencoba memadamkannya. Dion aku janji, pelita ini akan terus ada. Untukku, untuk Dinda, dan untuk siapa pun yang percaya bahwa kejujuran masih punya tempat di dunia.”
745 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV ZEa lanjutan dari bab sebelumnya Dear pohon cinta, "Kaulah nyala senja yang diam-diam mengupas warna segar kupu-kupu dan aku tumbuh seperti laut waktu memberiku air gairah atas hidup. Barangkali kesengsaraan itu telah menjadi matang dan sempurna. Namun ketahuilah, tak ada luka yang sembuh hanya dengan kalimat-kalimat kebijaksanaan.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.9K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Nomor baru Ginos masih ada di daftar blokirnya, Susan tidak melihat pesan terakhir yang dia kirim. [Susan, aku mengorbankan hidupku untuk meminta maaf, bisakah kamu memaafkanku?]
17.1K viewsCompletedAdded to Library 685 Times as puisi pablo neruda
Read
+Library
PREV
123456
...
9

Frequently Asked Questions

Puisi Pablo Neruda selalu seperti taman rahasia yang penuh dengan simbol-simbol yang menunggu untuk diungkap. Aku sering menemukan diriku tenggelam dalam baris-barisnya, mencoba memahami bagaimana ia menyulam cinta, politik, dan alam menjadi satu kain yang indah. Misalnya, dalam 'Twenty Love Poems and a Song of Despair', ada banyak metafora tentang laut dan malam yang sebenarnya bercerita tentang kerinduan dan kehilangan.

Neruda tidak sekadar menulis tentang cinta—ia menciptakan peta emosi yang bisa ditelusuri pembaca dengan perasaan mereka sendiri. Aku merasa ia sering menggunakan benda sehari-hari seperti batu atau roti untuk mewakili hal-hal yang lebih besar, seperti ketahanan atau kebutuhan manusia akan kedekatan. Setiap kali membacanya, selalu ada lapisan baru yang terungkap, seolah puisi-puisinya hidup dan terus berkembang bersamaku.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status