LUKA TAK BERDARAH
Sahabatmu,
Eguh Hendrawan Putra,’
Lalu tiba-tiba air mata keluar dari kelopak mata Cindy, selesai dia membaca surat yang Eguh kirim.
‘Eguh sayang, sahabatku yang aku cintai dan sayangi. Alhamdulillah aku disini baik dan juga sehat. Aku juga rindu waktu-waktu kita bersama, jalan bareng, becanda dan bertengkar. Memang kita itu bagaikan Tom and Jerry, tapi meskipun gitu kamu itu tetap jadi yang spesial di hati. Hihihi …, aku inget banget terakhir kita bersama, kamu ngantar aku ke pondok pesantren milik kakek dan nenek kamu. Oh iya, selamat ya. Semoga kamu langgeng dan bahagia sama dia disana, Guh. Bentar, kenapa juga tiba-tiba aku jadi mewek gini sih? Masak sih aku cemburu dan sedih begini, tah
Hot Chapters