Dewa
"Apa kau tak pernah sadar bahwa selama ini aku amat mencintaimu? Tak pernah sadarkah? Dalamnya cintaku menggenggam tulus hatimu Dewa, seharusnya kuungkap perasaan ini ketika aku duduk di kelas satu SMA, tapi aku takut, takut kau malah marah kepadaku. Sekarang saat Edvin hadir dalam kehidupanku kenapa kamu malah menjaga jarak denganku, kenapa kita tak bisa membagi cerita indah seperti dulu lagi? Kenapa Dewa? Kenapa?"
"Karena bunga itu akan berdiri terus di ambang cakrawala bersama senja yang indah, tak mungkin bunga itu akan mampu menggapai bintang dalam kegelapan, bunga tak punya mata, Chika." Dewa berdiri dia beranjak. Berjalan meninggalkan Chika yang menangis sendirian berteman embusan ang
Capítulos em Alta