Acara Syukuran di Rumah Mertua
Mana mau dia menikah dengan duda miskin sepertiku?
Tepat pukul 17.00 sore, aku tiba di rumah. Aku masih menempati rumah kontrakan kecil yang kami sewa. Hidupku saat ini masih datar saja, belum juga ada perubahan yang berarti. Warung pecel Ibu juga masih buka, dan penghasilnya pun masih seperti biasa, belum ada peningkatan yang berarti. Aku sudah berusaha menabung, tapi selalu saja ada kebutuhan yang mendesak dan ujungnya uang yang aku simpan selalu saja terpakai.
"Baru pulang, Ken?" tanya Ibu, setelah aku masuk ke dalam rumah.
Bab Populer