Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Hari berganti hari, dan kehidupan keluarga kecil itu berjalan dalam irama yang pelan tapi pasti. Pagi selalu dimulai dengan tawa, siang diisi dengan kerja ringan di toko, dan malam berakhir di beranda dengan secangkir teh dan cerita sederhana. Tak ada lagi berita buruk, tak ada lagi tatapan curiga dari tetangga, hanya damai yang akhirnya menetap.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Menikahi Calon Mertua

Menikahi Calon Mertua

sahut Guzel menjelaskan. Ia merasa sangat bosan setiap hari di dalam rumah. Apalagi selama dua puluh empat jam setiap harinya di dalam kamar dan hanya berbaring. Mengobrol, memperhatikan suaminya bekerja, dan menonton televisi. Semua terasa sangat membosankan karena terjadi berturut-turut selama berhari-hari.
1020.9K viewsCompletedAdded to Library 711 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Happy Reading Kehidupan rumah tangga Nara dan Aldo berjalan dengan ritme yang teratur, hampir seperti mesin yang terus berputar tanpa henti. Setiap pagi, Nara bangun dengan rutinitas yang hampir sama: menyiapkan sarapan untuk Aldo, merapikan rumah, dan mempersiapkan dokumen-dokumen pekerjaan yang selalu menumpuk. Aldo, dengan sifatnya yang sibuk, sering kali pergi pagi-pagi buta untuk rapat atau pertemuan bisnis, meninggalkan Nara dalam kesendirian yang terkadang mencekam.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
PESONA KAKA IPAR

PESONA KAKA IPAR

“Aku cuma… butuh tempat yang tidak terlalu banyak kenangan.” Ibu tidak bertanya lebih jauh. Hanya membuatkan teh manis, lalu duduk di sampingku tanpa kata. Dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, aku merasa… diam itu cukup. --- Hari-hari di rumah Ibu berjalan lambat. Pagi diisi dengan menyapu teras. Siang bantu di toko. Malam duduk bersama Ibu, mendengarkan radio tua yang kadang masih mengeluarkan suara gemeretak.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Istri Kontrak Sang Hafidz

Istri Kontrak Sang Hafidz

“Setiap hari, Kak. Bahkan sebelum diminta.” Ia tersenyum, lalu pergi. --- Selama ia pergi, rumah terasa kosong. Aku tetap mengurus rumah seperti biasa, tapi ada yang hilang. Diam-diam, aku merindukan kehadirannya. Bukan hanya suara pintu dibuka, atau aroma kopinya di pagi hari, tapi… kehadirannya sebagai teman diamku. Aku menyibukkan diri dengan menulis. Kali ini, aku mulai mencoba membuat cerpen islami. Rayyan pernah bilang, menulis yang menginspirasi itu salah satu bentuk dakwah. Maka aku mencobanya.
586 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

“Sudah kenyang, mau cerita?” Dia mengangguk, lalu mengatur nafas sebelum memulai bercerita. “Aku sudah gak betah tinggal di rumah. Setiap keluhanku gak ada yang menanggapi. Ibu sibuk nagih kontrakan, pulang sore. Terkadang ngerumpi di tempat tetangga sampai lama.” Melati menghentikan ucapannya. Netra menerawang seperti mengingat-ingat setiap kejadian.
1073.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Sudah Cukup, Tuan!

Sudah Cukup, Tuan!

Jawabanku membuat suasana mendadak lebih hening. Aku memalingkan wajah ke jendela depan rumah sakit. Beberapa perawat keluar masuk gedung. Seorang anak kecil duduk di kursi roda sambil tertawa kecil pada ibunya. Kehidupan orang lain tetap berjalan normal. Sedangkan hidupku terasa seperti benang kusut yang makin sulit diurai. “Aku akan suruh orang cek rumahmu lagi siang nanti,” kata Tian akhirnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya

Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya

"Oh ya, kamu kemarin buru-buru sekali. Kamu tiap hari keliatan sibuk, kamu juga jarang keliatan main sama teman-temanmu." Risma mulai bercerita. "Sebenarnya aku sehari-hari bantu Ibu, A. Jualan gorengan, kopi, sama kebutuhan dapur di rumah. Ayah cuma penjahit kecil-kecilan. Aku anak paling besar, adikku ada tiga. Yang satu kelas 3 SMP, lalu kelas 2 SMP, dan yang paling kecil masih kelas 5 SD. Karena itu aku menghabiskan waktu di rumah membantu Ibu berjualan, aku harus bantu biaya sekolah mereka."
9.8159.8K viewsOngoingAdded to Library 5.4K Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Esensi Cinta-Kisah Pria yang Takut Jatuh Cinta

Esensi Cinta-Kisah Pria yang Takut Jatuh Cinta

Terlalu sibuk dengan diri sendiri sampai dunia sekitar lewat begitu saja. Ya, di rumah ini, kami cuma hidup bertiga: Ibu—seorang single fighter yang membesarkan dua anaknya seorang diri—gue dan adik perempuan gue, Diana, yang baru lulus kuliah tahun ini. Seharusnya gue bisa lebih hadir, lebih peka. Tapi nyatanya, gue sering tersesat di dalam diri sendiri. Setelah sarapan, gue bersiap untuk menjalani kegiatan hari ini. Sudah enam bulan gue bekerja sebagai kapster[2] di sebuah barbershop di daerah Kemang, Jakarta Selatan.
554 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
Nafkah yang Disunat Suamiku

Nafkah yang Disunat Suamiku

"Mbak, aku bosan di rumah terus. Aku pengen punya kegiatan, sementara kalau ke pabrik lagi aku nggak dibolehkan." Si bungsu mengawali curhatannya. Aku maklum, dia biasa kerja sepanjang Minggu, lalu tiba-tiba di rumah saja sebagai ibu rumah tangga, tentu perlu waktu untuk adaptasi. "Mau punya kegiatan apa?" tanyaku ingin tau. "Aku pengen kerja, sih Mbak. Di rumah gitu-gitu aja." Aku menatapnya curiga. Dia tinggal serumah dengan ibu mertua. Atau jangan-jangan … .
1029.2K viewsCompletedAdded to Library 613 Times as cerpen keseharian di rumah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status