PERFECT HUSBAND
“Coba kamu ceritakan? Apa saja masa indah kita di tahun pertama?’’pintaku, Ina terdiam sejenak.
“Huum kita bahagia mas, aku dan kamu setiap hari berbulan madu, hanya ada cinta dan kasih sayang,”ucapnya dengan senyum aku menautkan alisku dan manggut-manggut
“Bagaimana dengan malam pertama kita, lancar? Atau ada penolakan?’’tanyaku, Ina tampak mencari ide untuk bicara.
“Hmm, lancar sih kk-amu sangat pp-ndai membahagiakan dimalam indah kita.”ujarnya dengan sedikit berkedip reflek aku mengembungkan pipiku menahan tawa.
الفصول الرائجة