Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ellipsis

Ellipsis

"Panggung ini milik Nay sekarang," Nayla ragu. "Tapi..." "Just make it works and let the people dance!" Nayla mengangguk pelan. "Lagu apa yang harus Nay mainkan?" "Cha-Cha Op.23, karya Siegefried," bisik Albern. "Nay sudah bisa memainkannya, kan?"
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Aaaaaaaaaa Darah di tanganku kini mulai naik ke selang infusku akibat amukanku. Infus yang terpasang akhirnya terputus. Dengan cepat kak Rayan menghampiriku dan memelukku sambil berteriak memanggil perawat. "Duniaku sudah hancur kak, aku telah kehilangan semuanya." Ucapku menangis sambil memukul tubuh lelaki yang sedang memelukku.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Sebenarnya sudah lama sekali aku tak bermain, semoga saja tidak buruk hasilnya. *** Lucky I'm in love with my best friend Lucky to have been where I have been Lucky to be coming home again .... Kumulai opening lagu dari bagian reff, disusul petikan gitar dengan kunci nada Am. Petikan ringan dan slowly. .... Do you hear me, I'm talking to you Across the water across the deep blue ocean Under the open sky, oh my, baby I'm trying Lucky I'm in love with my best friend
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Diary Rain

Diary Rain

Menepi Menepilah Menjauh Semua yang terjadi Antara kita Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang Aku tanpamu butiran debu Dalam luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang Aku tanpamu butiran debu Butiran debu -Terry Shahab, Butiran Debu- ~Soundtrack Berakhir~
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kilat Dosen Killer

Pernikahan Kilat Dosen Killer

“Ya. Gerbang itu akan terbuka... saat dua refleksi bertemu. Aku nggak tahu maksudnya.” Arga terdiam. Kalimat itu menempel di kepalanya, seperti teka-teki yang belum terurai. Dua refleksi? Apakah itu berarti Naya dan Keisha? Atau Naya dan... seseorang yang belum mereka temui? Sementara itu, di ruang administrasi kampus, Keisha duduk di kursi, sendirian. Tangannya menulis cepat di atas kertas kosong, tapi tinta pena tak terlihat. Ia menulis dengan cairan lain. Darah dari ujung jarinya sendiri.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ruang Luka “Apa yang membuat sebuah cerita abadi? Apakah tawa? Atau luka yang tak pernah sembuh?” 1. Cermin Duka Faris melangkah ke tengah Ruang Luka. Udara di sekitarnya seperti disusun dari isakan tangis dan napas tertahan. Cahaya redup, seolah semua lampu takut menyinari tempat ini. Setiap dinding dipenuhi potongan kalimat seperti luka yang belum kering:
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Ada Li Zhen yang tampak lebih tua dan bijaksana, ada yang tampak lebih muda dan polos, bahkan ada yang tampak seperti seorang ksatria dengan baju zirah emas. Semua pantulan itu menatapnya dengan ekspresi berbeda—ada yang penuh kemarahan, ada yang penuh kebencian, dan ada yang terlihat begitu asing hingga ia merasa tidak mengenali dirinya sendiri. "Selamat datang di Ruang Refleksi," kata suara yang tidak dikenal, bergema di seluruh ruangan. "Di sini, kau akan menghadapi dirimu yang sebenarnya."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Palsu CEO

Terjerat Cinta Palsu CEO

Menyaksikan pantulan matahari dan lampu-lampu bar di riak air yang terlihat tenang dan diiringi lagu-lagu Sufjan Stevens yang menentramkan jiwa. Oh, to see without my eyes The first time that you kissed me Boundless by the I cried I built your walls around me The first time that you touched me Oh, will wonders ever cease? Blessed be the mystery of love "Benar-benar seperti masuk ke masa lalu," lirih Louisa menghirup dalam-dalam udara di sekeliling. "Kita di sana," tunjuk Dean ke sebuah bar kecil bercat pintu berwarna merah bata. "Kau lapar?"
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Waktu itu aku beristighfar sebanyak yang aku bisa, mataku sempat ngeri juga melihat derasnya air sungai. “hidupmu terlalu berharga untuk diakhiri di tempat ini,” suara bariton yang tidak asing di telingaku membuat langkah ku terhenti sebelum terlalu jauh, aku menoleh padanya. Aku tersenyum sinis sebelum melangkah lagi. ###
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai chamber of reflection lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status