Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Entah apa yang merasuki perempuan itu, sehingga tidak mengeluarkan sepatah katapun. Tidak beberapa lama, Dafin datang membawa dua buah eskrim coklat kesukaan Stela. Menyodorkan kepadanya, dengan tanpa rasa bersalah Stela mengambil pemberian dari laki-laki itu. Menikmati jajanan dingin itu, Dafin masih memarkirkan mobilnya. Stela yang sedangk menikmati eskrim rasa coklat tidak peduli mau Dafin mau memarkirkan mobilnya atau tidak. Gadis itu tengah sibuk dengan makanannya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Vivian

Vivian

Bintang-bintang terhalangi lebatnya rimbunan pepohonan. Ia meraih akar ranting berukuran jari kelingking. Kemudian menggigit lapisan terdalam. Ada rasa sedikit asam dan sejuk, berair. "Cukup untuk menjanggal perutku," gumamnya lega.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Maya membuat jus sayuran untuk menu diet Ardi. Campuran sawi, brokoli, strawberry, madu. Dituangnya jus itu ke tumbler bergambar winnie the pooh. “Ardi nggak bakal tahu warna jusnya karena tumbler tertutup gambar winnie the pooh, bahkan kalau jus itu warna hijau sekalipun. Rasa sayuran bisa tersamar dengan rasa segar buah. Ajak nonton kartun kesukaan dia, jadi dia teralihkan.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

“Oh, ini buah naga, Mas. Bukan strawberry.” “Lagian sama-sama pink.” jawabnya ngeles. “Mas, Mas. Tau nggak sih, Mas Wira itu kayak es krim.” ujarku sambil menjilat eskrimku. Mas Wira menaikkan sebelah alisnya. “Soalnya sama-sama dingin, tapi manis.” “Gombal?” tanya Mas Wira tanpa ekspresi. Aku auto nggak selera lagi menggoda Mas Wira. “Nggak. Tadi boong.” jawabku ketus.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Perlahan tapi pasti, Mahira meraih ponsel Dimas dan membukanya pelan- pelan, dan benar saja ada beberapa pesan masuk dari seorang wanita. Asti Hasan, wanita itu terlihat sudah paruh baya dan dari profilnya nampak tidak menarik, namun entah kenapa Dimas nampak ada ketertarikan khusus dengan wanita itu. Beberapa pesan masuk sudah Mahira baca dan pesan-pesan yang masuk banyak yang bersifat nostalgia. Rupanya Asti Hasan adalah salah satu teman sekolahnya semasa SMP dulu, dan juga merupakan tetangga Dimas di kampung.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Camelia

Camelia

Arimbi rasa julukan buat Aksa bukan bodoh lagi, tetapi idiot menahun. Kalau Aksa itu idiot menahun, apa kabar dirinya ya? Arimbi menggeleng-gelengkan kepala. Mengusir bayangan-bayangan bodohnya sendiri yang selalu berusaha mengejar Aksa tanpa si empunya hati menyadari. "Eh, itu ada Axel Delacroix Adam dan dayang ganteng nya, Erick. Saolohhh itu tatoo seksih amir ya? Jadi pengen ngelus-ngelus perutnya."
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Mon Amour

Mon Amour

“Maafkan aku. Karena tak tahu kau datang, jadi hanya bisa menyediakan ini saja.” Vian menatp beberapa kue kering dan dua jus tomat kesukaannya. Mereka mungkin telah lama terpisah dan tak melakukan kontak apa pun. Tapi Lena tetap mengetahui apa yang ia suka. “Aku selalu memiliki stok kue kering ini untuk menemaniku,” ucap Lena.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Gardenia

Gardenia

"Apa kau ingin dibawakan sesuatu dari Coilleach?" "Mungkin keju dan susu domba. Aku dengar keju dan susu domba mereka sangat enak. Oh, krim keju dari toko roti Coilleach Pistrinum di sana juga terkenal sangat enak dan punya tekstur yang sangat lembut. Cokelat dari toko cokelat Choco Coilleach juga, terutama almond choco, choco cashew dan choco caramel merupakan cokelat terbaik yang mereka punya, terus …," ucap Gardenia penuh semangat. Tuan Nelson tersenyum senang. Ia terus memandang Gardenia, seperti sudah lama tidak melihat anak perempuannya seceria itu.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
LIGNEE

LIGNEE

“Apa wajah?” “Ibu selalu membuat wajah. Aku tidak suka telur polos seperti itu.” “Wajah apa itu? Beritahu aku.” Kata Aldi. “Apakah ada peterseli?” “Kita melihat.” Aldi membuka kulkas. “Aku menemukannya. Aku sangat ingin melihat wajah yang ingin kau buat, Kevin.” “Lihat. Kita membutuhkan ini juga.” Kevin mengambil tomat.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai cherie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status