Wiro sang Penakluk
"Oh, Wiro... monster ini... Saya sudah tidak sabar merasakan setiap inci darinya."
Wiro balas melepas gaun Chika. Resleting di punggung wanita itu dibuka perlahan, gaun merah marun itu melorot, memperlihatkan bra renda hitam yang menahan payudaranya yang besar dan kencang. Wiro menyeringai, ia tahu malam ini akan menjadi malam yang sangat panjang, penuh gairah yang berbeda dari yang ia rasakan sebelumnya. Chika bukan Nyonya Ivanty, ia lebih muda, lebih agresif, dan lebih berani dalam setiap godaannya.