CINTA DI BALIK BENCI
"Shinta adalah teman masa kecilku. Kami sangat dekat, tapi itu sudah lama sekali. Tidak ada yang perlu kau khawatirkan."
"Tapi dia mengatakan sesuatu yang aneh," kata Lia. "Dia bilang kau selalu punya tempat khusus di hatinya."
Dean tertawa kecil. "Itu Shinta. Dia memang seperti itu—selalu dramatis. Tapi aku jamin, tidak ada apa-apa di antara kami."
Lia ingin percaya pada kata-kata Dean, tapi perasaan ragu masih mengintai.
"Kalau begitu, aku akan mempercayaimu," kata Lia akhirnya. "Tapi aku harap kau bisa jujur padaku jika ada sesuatu yang perlu aku tahu."
Hot Chapters