ARJUNA
"Lo bahagia, kan, Ra?"
"Tapi maaf, ya, Ra. Kayaknya gue sama Setiaji nggak bisa akur kayak mau lo. Setiaji makin lama makin ngeselin." Setiaji menarik telinga Aji kemudian. Dan membuat Aji mengaduh lantas melotot. "Tuh, kan. Setiaji makin ngeselin."
Setiaji menunduk menyembunyikan senyum. Angin yang membawa aroma itu semakin kuat. Aji tersenyum. Sepertinya Zahra memang bahagia.
Bab Populer