Menikahi Pangeran Es
Tak lama Hera datang dan mengarahkan mengenai sesi pemotretan kali ini membuat Genta mengabaikan kopi juga Tania yang berdiri berharap-harap cemas di dekatnya.
“Aku mengerti,” jawab Genta setelah Hera selesai memberi pengarahan lalu meneguk kopinya,
“Vanilla latte,” kata Genta tak yakin.
Ia menyesap sekali lagi, benar ini takaran yang sesuai. Hanya satu coffee shop yang memiliki Vanilla latte dengan rasa seperti ini, dan hanya satu orang yang mengetahui kesukaannya minum Vanilla latte di sana.
“Vanilla latte? Kurasa aku meminta Ice Americano tadi,” gumam Hera.
Hot Chapters