Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Menikah Lagi di Vila Milikku

Suamiku Menikah Lagi di Vila Milikku

"Betul ini jalannya, Nduk?" Cintya hanya mengangguk. Pikirannya masih tertuju pada Bara. Mau ke mana, dia sore-sore begini? Kanan kiri jalan yang ia lalui terhampar perkebunan kelapa. Ada beberapa rumah panggung yang saling berjauhan. Orang di sini menyebutnya rumah kebun, karena digunakan untuk menjaga kebun. Mobil memasuki sebuah pondok pesantren yang jauh dari kesan mewah. Dia lantas parkir di bawah pohon mangga Golek, yang sedang berbuah lebat.
9.1144.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

' Aisht. "Pesantren di kaki bukit sana itu, pendirinya Romo Nailah dari ayah, dan selanjutnya akan dikelola anak sulungnya, Abi Nailah, yang kebetulan sudah menyelesaikan S2 di Mesir," jelas Simbah di sela kunyahannya. "Nailah juga akan sekolah di sini," lanjut beliau lagi.
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Justru yang tidak disangka-sangka akan datang ternyata muncul di tempat itu. Orang yan muncul di tempat itu secara tidak sengaja adalah seorang gadis berdada besar, super montok. Begitu besar dan montoknya sehingga dulu Baraka pernah menjuluki gadis tengil itu sebagai gadis pabrik. Maksudnya pabrik susu. Dan gadis berusia sekitar dua pulu dua tahun itu mempunyai kalung hijau bentuk naga menari, sebagai tanda bahwa ia adalah murid dari Perguruan Naga Jilu yang diketuai oleh tokoh tua bernama Resi Pancal Sukma.
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
The CROWN (Sang Pewaris Takhta)

The CROWN (Sang Pewaris Takhta)

Dia tak ingin disebut anak yang kurang ajar, berbahagia di atas kesedihan orang tua. "Kau pasti bisa menghadapinya, Nak. Kau gadis yang sangat kuat!" Astrid menganggukkan kepalanya dengan mantap, sebagai bentuk dukungan untuk sang putri tunggal. "Sebab kau sudah terikat, Mama rasa kau bisa mengurangi sedikit kebiasaanmu mendaki bukit pelangi." Astrid menyandarkan punggung ke belakang, pada sandaran kursinya. "Mulai besok, waktu belajarmu akan diperpanjang. Pelajaranmu akan ditambah dengan etika dan tata krama pergaulan di istana."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
Gus ku ,Cinta Pertamaku

Gus ku ,Cinta Pertamaku

Karena rasa penasarannya ,risma langsung bertanya pada lita. "Lo kenapa Lita ? kok kaya orang setres gitu" tanya risma penasaran. Risma adalah teman baru lita di pesantren. Teman yang paling akrab dengan lita, karena mereka juga satu kamar. Risma memang sangat polos dan ceplas ceplos kalau bicara. Selain itu ada mba Silvi dan juga Gisel. Mereka berempat menempati kamar paling depan, tepatnya disebelah kantin.Mba silvi adalah salah satu hafidzah dan pengurus dipesantren ini.Sedangkan Gisel adalah adik kandung mba silvi yang masih menempuh pendidikan dimadrasah Aliyah. Mereka semua sudah cukup lama tinggal disini.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
The Dark Side (Perawan 1 Miliar)

The Dark Side (Perawan 1 Miliar)

Hutang adalah hutang, mahar adalah mahar. "Pe–pesantren?" Mulut Zeeta membulat sempurna. Ia hanya tak menyangka bahwa Rezvan sebelumnya pernah mengenyam pendidikan di pesantren. Namun, ia tak bisa memercayainya begitu saja. Alih-alih ia memercayai, melihat tingkah pria itu saja sangat jauh dari pemikiran jebolan pesantren.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
Dijatuhi Talak Karena Tak Lagi Perawan

Dijatuhi Talak Karena Tak Lagi Perawan

Gadis itu bernama Kayla, baru beberapa minggu masuk ke pesantren. Malam itu, saat dua orangtuanya sedang menonton televisi, Kayla datang menghampiri keduanya. Ia duduk di antara mama dan papanya dan dengan lembut ia meminta izin untuk masuk ke pesantren setelah melempar tes pack di kamarnya.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

tukas Fahri. "Halah.... Pesantren apaan? Paling juga tingkat awwaliyah tidak lulus! Begitu saja sudah kamu bilang pesantren? Paling-paling Hanum masuk pesantren gratisan! Mana mungkin orang tua Hanum sanggup membiayai sekolah pesantren anaknya? Beda dong dengan Abah dan Mama kamu ini yang sudah banting tulang untuk membiayai pendidikanmu!" cerocos Ismah sinis sembari menepuk dadanya.
7.880.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Aku tadi pergi nggak pamit sama sekali, karena siapa coba? Lagian sekarang udah malam.” “Kamu pergi karena kemauan kamu,” tukas Ben. “Lagian, kamu itu Cinderella atau apa sih?” Cinderella ya, Cantika tersenyum lirih. Mungkin mirip. Hanya saja dia tidak punya ibu dan saudara tiri, tidak juga punya ibu peri dan sepatu kaca. Hanya dirinya yang bermodal penampilan secara fisik. “Kamu ngapain?!” Selama beberapa detik tenggelam dalam rasa inferiornya, bayangan Ben membuat Cantika baru menyadari lelaki itu semakin menghapus jarak di antara mereka. Memandangnya dengan sorot dalam.
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Rahasia Pendiri Pesantren Di ruangan paling bawah, Lena dan Kai menemukan sebuah meja batu, di atasnya terbuka satu kitab kuno: Kitab Asal-Usul Pesantren Bersama kitab itu, ada surat pendek, ditulis dengan tangan: “Aku bukan pencipta dunia ini. Aku hanya orang pertama yang berani menulis cerita di tanah sunyi ini. Namaku bukan penting. Tapi pilihanku adalah ini: membuat tempat di mana pertanyaan bisa hidup, bukan hanya jawaban.” “Pesantren ini dibangun bukan untuk mengurung, tapi untuk menjaga. Di sinilah struktur awal dimakamkan… agar kalian bisa bebas menulis ulang.”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai cinderella pesantren
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status