Pernah nggak sih merasa kayak di 'Your Lie in April'—di mana Kousei jelas-jelas mencintai Kaori, tapi perasaannya nggak pernah benar-benar sampai? Nah, bahasa Inggrisnya cinta bertepuk sebelah tangan itu 'unrequited love'. Istilah ini sering banget muncul di fanfiction atau drama remaja kayak 'To All the Boys I’ve Loved Before'. Aku sendiri suka nemuin tema ini di komik slice-of-life, karena rasanya relatable banget. Unrequited love itu kayak nungguin season baru anime favorit yang akhirnya nggak sesuai ekspektasi—sedih, tapi somehow bikin nagih.
Dulu waktu SMA, aku pernah ngerasain hal serupa dan baru nyadar kalau fenomena ini universal. Dari novel 'Norwegian Wood' sampai lagu-lagu Taylor Swift, konsep cinta sepihak ini selalu dieksplorasi dengan cara berbeda. Yang menarik, di budaya populer Barat, unrequited love sering diangkat sebagai turning point karakter (contoh: Ross dan Rachel di 'Friends'). Kalau dipikir-pikir, mungkin karena semua orang pernah mengalaminya, jadi mudah buat audience buat relate.