Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Red Room

Red Room

Kalung itu tampil sempurna di leherku bersama bentuknya yang cantik, juga berlian yang dipotong sempurna. Kipas mulai dinyalakan. Melambaikan selendang dan rok yang pasti gambarnya akan menjadi artistik di tangan Cordis. Jangan lupakan salju yang ikut terangkat. Meski aku kedinginan karena tambahan elemen alam tapi tidak boleh mengeluh. "Ya, begitu. Aku suka gayamu. Lalu arahkan pandanganmu ke arahku..." "Lebih lebarkan tatapan matamu. Pasang wajah cool."
9.818.2K viewsCompletedAdded to Library 545 Times as cold moon
Read
+Library
Malam yang panas

Malam yang panas

Udara malam menyusup masuk dari celah jendela yang dibiarkan terbuka, membawa hawa dingin yang kontras dengan panasnya suasana di dalam kamar. Nadia duduk di pinggir ranjang, kedua tangannya menggenggam erat gelas berisi cokelat hangat yang tak lagi mengepul. Matanya tak lepas dari sosok Reza yang berdiri di dekat rak buku, seolah mencari sesuatu untuk dikatakan, padahal ia tahu kata-kata bukanlah solusi malam ini.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as cold moon
Read
+Library
Belenggu sang Pewaris Dingin

Belenggu sang Pewaris Dingin

saut Axton seperti biasa. *** Malam hari. Marsha bangun dan mendapati ruang kerja gelap. “Apa ini mimpi,” masih linglung akibat kebanyakan tidur. Marsha berusaha mencari ponselnya di dalam gelap. Tangannya meraba-raba dan menyentuh ponselnya. Dilihat di layar ponsel jam tujuh malam. Sungguh tega Axton tidak membangunkannya bahkan meninggalkannya sendirian. Begitulah yang ada dipikiran Marsha.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as cold moon
Read
+Library
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

*** Dalam perjalan menuju Bhumi tiba tiba hujan turun begitu deras, terpaksa para rombongan Tuan Wajendra harus membuat tenda untuk berteduh sementara. "Apakah dingin?" Tanya Cakara memperhatikan Ajeng seperti sedang meringkuk kedinginan. "Iya Kak, dingin sekali." Cakara memberikan mantel hangat dari bulu domba kepada Adiknya, lalu merangkul pundak Ajeng akan terasa hangat. "Ternyata, begini kasih sayang seorang Kakak." Batin Ajeng lirih kepada Cakara. "Apa masih dingin?" Tanya Cakara kembali, karena melirik Ajeng saat begitu serius sedang menatapnya.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as cold moon
Read
+Library
My Cold Husband

My Cold Husband

"Rumah lo udah bisa nih dijadiin tempat shooting rumah horor." "Bacot lo. Buruan nyalain lampunya." "Iya-iya, bentar. Gue masih nyari kali." Aaron mengarahkan senter ponselnya mencari saklar lampu. Setelah menemukan, dia langsung menekannya. Sehingga, ruang tamu sudah tidak gelap lagi. "Yuk, gue anterin ke kamar." "Gak usah. Gue bisa sendiri." Arin menolak.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as cold moon
Read
+Library
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

"Aku punya cara untuk menarik Candra keluar!" ... Hujan turun sepanjang malam dan suhu tiba-tiba menurun drastis. Pembawa berita di ramalan cuaca melaporkan perubahan cuaca untuk minggu depan, dan mengingatkan pemirsa untuk bersiap menghadapi gelombang dingin pertama tahun ini. Suhu di ruang bawah tanah juga sangat dingin. Helena yang berpakaian tipis, membungkus dirinya dengan mantel pria, dan masih merasa tangan dan kakinya sangat dingin.
9.6662.0K viewsCompletedAdded to Library 25.8K Times as cold moon
Show Reviews (167)
Read
+Library
Junn_Badranaya
"Ya, itu sudah pasti. Pantang bagi Ronald Albert untuk lari dari kenyataan," katanya penuh percaya diri. "Tapi kita belum tahu siapa orang itu, Tuan. Bagaimana kalau dia mempunyai niat yang buruk terhadap Anda?" James terlihat khawatir. Dia takut sesuatu tak diinginkan menimpa majikannya. "Apakah
Rince MR
dengan membeli koin adalah salah satu kita menghargai dan hasil karya seseorang,tetapi ngg juga untuk dijadikan bisnis seperti ini dgn cerita yg dipanjang2kan bertele2,satu halaman sj harus Nebus 14 koin padahal sbnrnya karya novel ini walaupun detil masih bs TDK semahal ini tolong jgn kemaruk
Read All Reviews
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

Ruangan itu kini terang benderang karena lampu tidak membedakan siang ataupun malam, awalnya masih bisa mentolerir ketakutannya pada gelap setelah penyekapan itu tapi sekarang nampaknya kegelapan adalah momok untuknya. Laiba menarik bed cover itu hingga menunjukkan sebuah noda merah di atas seprai. Laiba menurunkan semua hal yang ada di atas ranjangnya hingga tersisa hanya ranjang yang telanjang. Laiba naik ke atas ranjang dan menggunakan bed cover baru untuk menutupi seluruh tubuhnya yang masih tidak menggunakan apapun. Meskipun sudah bersembunyi di bawah selimut tubuh itu masih saja merasa dingin akan tetapi rasanya seperti di dalam oven tapi tubuhnya Laiba menggigil. Dengan bibir yang ber
1.4K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as cold moon
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Ya, doakan mama saja biar aku dan kakak-kakak semua bisa pulang, natal juga tahun baru bisa merayakan bersama. Mama jangan khawatir, An pasti pulang.” Ucap ku. “Ya, mama selalu mendoakan kalian semua biar bisa pulang. Semoga natal dan tahun baru ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, walaupun di rumah saja.” Jawab mama. “Ya, semoga saja, Ma. An, selalu berdoa yang terbaik.” Ucap ku. “Di lingkungan kosan mu masih di lockdown?” tanya mama. “Ya, Ma, disini ada 6 orang yang sudah kenak dan isolasi mandiri di rumah.” Jawab ku.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as cold moon
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status