Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sumpah Palsu Suami Siri

Sumpah Palsu Suami Siri

tandas Kang Wirna agak sedikit berapi-api. *****
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

tanyanya penuh rasa ingin tahu. "Saltibarsciai," Akbar ngejawab pake bahasa planet. "Ha?" Kayanya semua sama-sama ternganga tiba-tiba. "Sup beetroot," jelas Akbar dalam bahasa yang lebih gampang. "Oh, makanya warnanya pink, ya?" sahut Mama semringah. Ya, ampun, ternyata mereka berdua cocok banget, sama-sama suka makanan. Kayanya mending Si Akbar sama Mama aja, deh, daripada sama aku.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Raden Lingga Kartanagara. Raden Lingga Kertanegara dalam pengucapan Bahasa Jawa. Laki - laki berparas tampan. Ralat, sangat tampan dan berbadan tegas. Memiliki ABS bagai roti sobek merk terkenal yang bisa membuat para wanita mesum berimajinasi yahhh yahhh yahhh begitulah.Berkulit bersih berseri, berambut hitam kebiruan yang aku tidak tahu itu adalah rambut aslinya atau hasil cat salon profesional.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Takut tiba-tiba Elang dibius kemudian dimasukkan kedalam karung oleh wanita-wanita tanggung tersebut. "Lah, mau diapain emang?" bukan si cabe bosok yang bertanya. Tapi, si tengah yang nemplok santuy dipunggung si depan. "Heuh, pe'a bener lu!" si belakang a.k.a cabe bosok menjitak kepala si tengah. "Lu tawarin, bisa langsung tiga dengan harga murah gitu ya" si depan memberi arahan pada si cabe bosok.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

sahut si Akang. "Berapa?" "Pat puluh rebu!" "Kok mahal?" Mbak Kiki bersungut-sungut. "Cabe setengah kilo, berapa?" tanyanya lagi. "Pat puluh rebu!" jawab si Akang dengan santai. "Ah mahal, ga jadi, ini aja deh bayam dua ikat, berapa?" "Pat puluh rebu!" Masih dijawab dengan santai oleh si Akang. Aku yang mendengar jadi terkikik geli.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Api berkobar dimana-mana dengan asap yang membubung tinggi ke langit. Bara Sena melayang terbang sambil menggenggam Golok Iblis di tangannya. Beberapa luka nampak terlihat di wajah dan tangannya. Pakaiannya pun robek di beberapa bagian. Napasnya tersengal dan seperti mau putus.
1075.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

balas Kaila sangat menyakinkan. “Kamu seriusan? Cireng bukannya yang sama cabai itu, kan?” tanya Melviano sedikit mengingat adegan waktu Kaila beli cireng dan memakannya di mobil. Dan itu rasanya sangat-sangat pedas. Cara makannya sangat aneh. Masa makan sama cabai? Benar-benar aneh. “Iya, betul sekali. Seratus buat MelMel,” kata Kaila sambil tertawa semringah.
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
CINTA BERGANTI

CINTA BERGANTI

Aku ingin membuka semua kado yang kuterima hari ini. Kado pertama berlapiskan kertas kado berwarna merah maroon adalah pemberian Boby berisi sepasang sepatu yang entah mengapa ukurannya sesuai dengan ukuran kakiku. aku tersenyum bahagia dengan sepatu baru sambil melangkah mengitari kamar.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Namun, kembali, pemandangan yang menyambutnya bukanlah pemandangan yang bisa diterima dengan mudah oleh siapapun. Dari tempatnya berdiri, Selena melihat kakek tua bongkok itu sedang menyeret sebuah karung besar berwarna coklat yang tampak berat, dengan bagian bawah karung yang berwarna merah. Selena yakin itu adalah darah, darah yang menggenang dan terperangkap di dalam karung. Kakek bongkok itu menyeretnya dengan penuh tenaga, lalu setelah memeriksa sekeliling, ia melangkah masuk ke dalam gubuk itu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai coli bareng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status