Yuk, Nikah!
Aku pun selamat sampai seberang.
Pertama, aku pesan onde-onde ke abang-abang pinggir jalan yang berjualan tepat di depan mini mart. Emh, sepertinya panggilan yang tepat bukanlah abang-abang, ya, tapi anak muda. Soalnya yang jualan seperti remaja.
“Beli berapa biji, Kak?” tanya si remaja itu ramah.
“Berapa perbiji?” Aku malah berbalik tanya. Biarin, dari pada nanti pesan banyak malah harganya mahal, gawat aku.