Asmaraloka Sang Putri Pusaka
Ia tahu Gustinya sedang memelintir kata-kata, berpura-pura bodoh padahal sedang menjebak lawan bicara.
Raras melipat tangan, mengangguk-angguk sendiri dengan gaya sok lucu. “Yaaah, jadi besok pagi aku harus bawa apa ya ke Sungai Candra? Tikar piknik? Bekal buah? Atau payung warna-warni biar nggak kelihatan seram?”
Alin nyaris batuk menahan tawa. Lasmi, sebaliknya, makin terhimpit oleh tingkah Raras. Ia hanya bisa menatap, antara jengkel dan bingung.
인기 회차