Menulis Ulang Takdir
Musuh terbesarnya adalah rasa takutnya sendiri yang perlahan-lahan mulai mengubah cintanya menjadi sebuah obsesi yang menyesakkan.
Di luar jendela, badai Veridia kembali mengamuk, namun di dalam penthouse yang paling aman di dunia itu, William tahu bahwa ia sedang berperang melawan retakan yang tak kasat mata di dalam hatinya sendiri, sebuah retakan yang jika dibiarkan, akan menghancurkan surga yang telah ia bangun dengan susah payah.