Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Cinta Ustadz Galak

Mengejar Cinta Ustadz Galak

TETT! Nisa memencet bel, bak kesurupan “Dalil Al-Inayah atau disebut juga the proof of providence. Maksudnya, alam semesta ini memiliki tujuan, setiap partikel-partikel dan bintang-bintang yang bergerak pada garis lurusnya tidak mungkin hanya sesuatu yang muncul tiba-tiba. Alam semesta yang telah terstruktur sempurna pastilah memiliki tujuan yang hanya bisa dibuat oleh Sang Pencipta,” Nisa dengan senang hati menjelaskan bahkan sebelum juri meminta penjelasannya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

todong Nurul dengan menatap Aisyah serius. " Cari tas. Iya, ya aku cari tas ini tadi." alibi Aisyah pura-pura bilang mencari tas yang sebagai alasannya. " Yang betul?" " Betul heh!" " Biasa aja lah, ngegas kali kau jawabnya!" " Kita satu kampung. Udah makan sehari-hari ngomong ngegas kayak gitu." " Kan jadi rindu aku Aceh Tamiang. Gara-gara kau nih"
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Kebetulan yang tidak disengaja. "Dari cerita lo, gue bisa mengambil kesimpulan kalau keluarga Tasya itu bukan orang sembarangan. Keberatan nggak kalau lo memberitahu gue siapa dia sebenarnya." Nurul mencoba cek ombak. Ia memang tahu kalau Tasya kaya dari Erland. Namun ia tidak tahu sekaya apa. "Lo cari aja sendiri di internet. Ketik : Natasya Samudera. Tambahkan juga anak dari Hartono Samudera. Lebih gampang lo baca sendiri siapa dia daripada gue ngomong," usul Mahdi.
1017.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 576 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Clara ikut menghapus wajahnya yang lembab dengan punggung tangan. "Ti, ambil beberapa piring dan isi nasi uduk komplit lo." Desy tiba-tiba semangat. "Mau ngapain?" Tia bingung. Namun tak urung ia mengisi juga piring dengan nasi dan lauk lauk. "Kita bawa ke kost-an paling ujung. Di sana banyak ani-ani yang royal. Kita bilang aja ini sample nasi uduk yang bakal lo jual. Pasti ntar mereka beli."
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Terjebak di Negeri Dongeng

Terjebak di Negeri Dongeng

Karena tiba-tiba sekelebat bayangannya dengan Nimas Ayu kembali berputar dalam benaknya. "Kanda, lihatlah itu ada tujuh bidadari sedang melihat kita," ujar Nimas sambil menunjuk langit Utara, sebuah bintang Cruz sebagai tanda langit Utara. Suara tawa Nimas tampak nyata bergema di ruang pendengarannya. "Ya Allah, bukankah semua ini tampak nyata? Benarkah semua hanya mimpi?" gumamnya menghilangkan semua rasa sesak di dada.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Bidadari tak Sempurna

Bidadari tak Sempurna

Seseorang Melamar Rania Pagi ini, kulihat ibu sibuk, berbagai macam bahan makanan tertata di dapur. Ayam, sayuran, telur, tahu, tempe, banyak sekali. Seperti akan kedatangan tamu saja. “Kok diem aja, Sayang, buruan mandi lalu bantu ibu,” perintah ibu padaku. “Baik, Bu,” jawabku dan segera berlalu ke kamar mandi lalu menunaikan salat subuh.
9.93.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

PoV Nur *** [Nur, kata bumer, kamu kerja di warteg, ya? Hahaha. Awas ya, Nur, kalau kita ketemu nanti, kamu jangan bilang adik Mbak, kalau orang lain tanya atau ada yang belum tahu. Mbak gengsi. Kata ibu, penampilan kamu lusuh sekali. Wkwkwk] Itu isi pesan dari Mbak Widya tadi. Setelah beres bersih-bersih dan menunaikan ibadah shalat isya, aku segera berbaring di ranjang.
7.347.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Tiara yang awalnya melihat dengan mata berbinar, mulai ragu. "Nggak mau, Ciin?" Angel Sotong memandangku sinis. Tiara menggeleng. Menolak tanpa kata. "Nggak apa-apa. Eike masih bisa kasi tunjuk mesin kedua." Angel berjalan lagi beberapa langkah ke depan. Kami berdua tetap mengikuti. "Ini keluaran terbaru di jaman millenialll." Lidah si Angel menjulur keluar. Persis Kadal Tunisia.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
PELET CINTA LOLITA!

PELET CINTA LOLITA!

“Ah, itu dia..” Usai melihat Adnan yang berjalan sendirian tanpa teman-temannya, bibir Tasya pun berkomat-kamit. Gadis itu membaca sebuah mantra, lalu menjulurkan lidahnya, menyapu ibu jarinya. Jarinya yang basah itu, ia usapkan pada sepasang alis yang minim akan bulu.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

[Gadis muda di pohon Tuhan] [tingkat warna: ungu muda] [Deskripsi: Cabang baru yang jatuh dari Pohon Ilahi Nuh. Cabang ini dapat tumbuh dengan menyiraminya dengan air sumur bulan. Saat tumbuh, cabang ini akan mengandung energi alam yang melimpah.] [Tunas ini dapat tumbuh menjadi Pohon Ilahi yang menjulang tinggi seperti Nuh dan Nabi Nuh!] Tangan Link gemetar setelah membaca pengantar barang tersebut. Pikirannya menjadi kosong.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai contoh nun tasydid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status