Ketika Mas Gagah Tiba
“Apa sih, Pak, yang bapak pertahankan dari Bu Sum? Spesialnya dia apa di mata bapak? Padahal dia gak pernah sayang sama aku. Dia banyak menuntut pula. Lihat kalau sudah terjadi seperti ini mau bagaimana? Hajatan hancur. Hutang di mana-mana.”
Pada sofa lebar dan empuk itu, Pak Galuh kembali menghela lemas. Menyandarkan punggung pada sofa. Dia mulai sadar apa yang dikatakan Andini itu benar. Bu Sum tidak pernah menyayangi Andini setulus hati, tapi dia abai karena merasa mendapat sosok istri dari wanita itu. Kini ujian terasa sedang banyak, dan kesempurnaan Bu Sum mulai memudar. Meski begitu, dia tak pernah berpikir untuk mengakhiri sebuah pernikahan.
“Namanya manusia, Andin. Ada kurang lebihny