Abang Ojek VS Ibu Polwan
“Baik, aku jawab. Dengarkan ini, Olive-ku Sayang. Tato ini adalah sisa-sisa kenakalanku dulu, sekaligus menjadi kenangan buruk sewaktu menjadi anggota geng motor. Sebagai anggota geng, dulu aku sering mengikuti balap liar. Bahkan waktu itu aku menjadi salah satu joki yang paling diperhitungkan.”
“Kamu tahu kan, Olive, betapa panasnya knalpot motor itu setelah kita pakai? Apalagi setelah ngebut dan mesinnya digeber? Nah, ada satu kecelakaan kecil yang pernah aku alami sehingga membuat kakiku ini tersengat knalpot motor.”
“Karena kecelakaan itulah, kakiku ini melepuh, kulitnya menjadi cacat. Kemudian, atas usulan dari seorang teman, sekalian saja aku membuat tato untuk menutupi cacat di kaki
Hot Chapters