Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Hihihi. Arimbi membantuku membersihkan kamar depan yang memang sudah bersih. Namun, bukan Arimbi namanya jika tak membuat ulah. Ia melarutkan garam dengan air di dalam ember kecil, tak lupa ia cicipi. Hehe. Kemudian ia memercikkan air tersebut pada setiap sudut ruang kamar sembari membaca mantra-mantra kebaikan. Setelahnya, sisa air ia buat untuk mengepel seluruh lantai kamar. Alasannya, kamar ini pernah di gunakan belatung pargoy untuk berkembang biak. Jadi ia melakukan ini agar sisa-sisa kenistaan benar-benar bablas tak bersisa, dan orang yang menggunakan kembali kamar ini jauh dari kesialan dan apes yang mengintai. Ah-ha, jadi pengin kawal ini cunguk sampai masuk tivi dunia astral, mana t
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Musuh Besar Si Gendut

Musuh Besar Si Gendut

Ia tak lagi sombong. Saat lift berbunyi dan pintu terbuka, kami melihat sebuah lorong berwarna biru langit dengan karpet berwarna abu-abu yang lembut. Saat aku menginjak karpet itu, aku bisa merasakan bahwa ini adalah karpet berkualitas terbaik. Di sepanjang koridor terpajang beberapa produk perusahaan yang ternyata aku kenal. Beberapa program mereka sudah lama beredar di pasaran.
9.687.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai cuci karpet semarang
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Ulfah N
Aku suka gaya bahasa penulis di novel ini. Selera humor penulisnya membuat aku tak henti tersenyum karena hal-hal receh. Novel ini sangat menghibur. Aku selalu menginginkan tokoh utama pria bersama wanita pada endingnya. aku belum baca sampai selesai. Aku sangat mengerti perasaan Dave.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Biasanya aku mandi kalau sudah selesai memasak, kadang kalau mandi dulu kena hawa kompor jadi gerah lagi. Alhamdulillah rumah sudah bersih dan rapi, ruang tamu meja dan kursi sudah disingkirkan mas Farrel untuk sementara waktu, karpet juga sudah digelar. Sudah ia persiapkan semuanya, kata mas Farrel biar besok aku tinggal fokus buat snack cemilan untuk ibu-ibu arisan yang datang.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

sebuah Karpet Persia Asli yang tebalnya 5 sentimeter. "Pa! Karpetnya kegedean!" pekik Berlin saat bodyguard menggelar karpet itu, yang ujungnya terpaksa dilipat sampai ke tembok dapur dan nyenggol kompor gas. "Nanti kecipratan minyak goreng!" "Biarin!" bantah Nyonya Wibawa. "Biar kaki kalian nggak kapalan kena ubin jelek itu!" Sementara itu, Nyonya Pramono membuka kulkas Rangga. "Ya ampun, Rangga! Kulkas kamu isinya cuma air putih sama skincare Berlin?! Mana gizinya?!"
10834 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Suamiku Tidak Memiliki Gaji

"Gak tahu, aku gak kenal, yang jelas dijualnya ke orang kaya, rumahnya gede, punya motor, punya mobil!" Embeekkkk Embeekkkk Karena terlalu memikirkan Si Semok, aku sampai tidak sadar dengan kambing yang ku tuntun tadi, kambing itu naik keatas sofa, menjelajahi seluruh ruangan yang ada dirumah bahkan sampai masuk ke kamar mandi Kotoran kambing memenuhi sofa dan berserakan hampir di seluruh ruangan Bagaimana ini, aromanya sangat menyengat sampai aku ingin mengeluarkan semua isi perutku
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Bekas abu rokok dan ceceran minuman beralkohol rendah yang sudah setengah mengering. Lantai marmer hitam dengan corak putihnya pun terasa sedikit licin di kaki. Sekaligus aku mengelap perabot yang ada di ruang tamu. Dan pekerjaanku menjadi terhambat kala masih harus mencari dimana perlengkapan kebersihan. Pak Akhtara tidak memberi tahu dimana letak peralatan itu. Di rumah sebesar ini, aku haru memulai segalanya secara mandiri dan sendiri.
9.769.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Tuan Muda

Menjadi Tawanan Tuan Muda

Atau di gudang? Enggan memicu perdebatan panjang yang melelahkan, Lila mengalihkan pandangannya dari sofa. Ia melihat ke arah lantai yang dilapisi oleh karpet bulu tebal bermotif geometris. Jemari kakinya meraba tekstur karpet tersebut, mencoba menakar kenyamanannya. “Yah, tidak terlalu buruk. Setidaknya karpet ini lumayan empuk,” gumam Lila dengan nada pasrah yang dipaksakan. Ia bersiap untuk menurunkan tubuhnya ke lantai. “Baik—”
1016.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Seserahan Kebo Gerang

Seserahan Kebo Gerang

Semakin ia berdoa, ulat ulat itu makin banyak dan berjatuhan tiap kali Muslimah menggaruk kepalanya. "Maaf, permisi," ucap Abi. Ia meletakkan tangannya di bagian atas pucuk kepala lalu mengarahkan ke bawa. Seketika ulat ulat itu jatuh. Andai Pak Purnomo dan istrinya bisa melihat, mungkin mereka akan begidik ngeri sekujur badan. Abi melakukan itu berulang ulang hingga bersih. Setelah selesai, Abi menyuruh Muslimah untuk mandi di rumahnya.
481 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Istri Cerewet CEO Anti Skandal

Istri Cerewet CEO Anti Skandal

"Dingin?" "Ya. Kayak kulkas seribu pintu." jawabnya, asal. Pertanyaan demi pertanyaan Kirana lontarkan dengan wajah penasarannya... seolah Nara sedang diinterogasi. Kemudian Kirana menepuk meja. "FIX CEO!" Nara melotot. "JANGAN NGACO!" protes Nara, cepat. Kirana menyeringai. "Nara… di kota ini, pria ganteng, kaya, dingin, nginep di hotel mewah? Itu CEO atau pewaris konglomerat. Nggak ada opsi ketiga."
729 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status