Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belenggu Hasrat Dendam Membara

Belenggu Hasrat Dendam Membara

Lucas memasang karpet tebal di setiap sudut, menjalar dari pintu masuk, sofa, hingga ke kolong rak buku. Elena berdiri terpaku. Baru kemarin ia mengira kalau suaminya sudah kembali normal. “Lucas, kau melapisi lantai rumah?” Lucas mengangguk bangga. “Ini karpet anti slip.” Elena berjalan di atas karpet itu, rasanya seperti menginjak awan. “Kalau aku jatuh di sini, aku malah tertidur.” Lucas tersenyum. “Itu skenario terbaik. Asal kau aman, bagiku itu bagus.”
1.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 21 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
MAHLIGAI DOSA

MAHLIGAI DOSA

Karina meronta, mencoba menarik lengannya. Namun, karena lantai yang licin atau mungkin karena keseimbangannya yang goyah oleh emosi, kaki Karina tergelincir. Tubuhnya limbung, menyeret Devran bersamanya hingga mereka berdua jatuh terjerembap ke atas sofa beludru yang empuk.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
Kau Pilih Dia, Aku Ambil Segalanya

Kau Pilih Dia, Aku Ambil Segalanya

Kapal mainan itu perlahan mengapung menjauh. "Wah..." Kara bertepuk tangan kecil. "Lihatlah, Tara. Kapalnya mulai jalan” Tanpa berpikir panjang, Kara berdiri. Ia melangkah satu langkah, lalu satu langkah lagi. "Tunggu!" seru Tara. "Jangan ke sana!" Namun semuanya terjadi terlalu cepat. Ujung sandal Kara menginjak lumut yang menempel di papan kayu. Tubuh kecilnya kehilangan keseimbangan. Kedua tangannya sempat mengibas ke udara, berusaha mencari sesuatu untuk berpegangan.
1018.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 415 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
KARMA

KARMA

Segera aku pun gegas ke sana agar ketika Mas Adi tiba aku sudah siap naik ke mobilnya dan berdua dengannya. Dengan pakaian seksi, rok mini, gincu merah merona, rambutku di sanggul hingga kelihatan leherku yang putih mulus bak pualam tentunya aroma tubuhku harum semerbak mewangi karena parfumku adalah parfum import dari Paris. Harganya saja mahal bisa untuk biaya hidup satu bulan bagi kaum yang memiliki ekonomi super sulit. Atau mungkin miskin kali ya. UPS! Sombong sekali kamu Asta. Ah masa bodoh!
9.7204.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.0K Beses bilang karpet terbang
Ipakita ang mga Review (33)
Read
+Library
Widya Vitaloka
Thor cerita ny jangan dbelit belitkan pake ada art baru lagi, mau cerita nya yg indah indah saja ya Thor biar cepat tamat nya. udah 1 tahun lebih Lo novel ni gak kelar. dari saya lahiran mpe umur anak saya 1 tahun. jangan tambah di lamain ya Thor, di habisin cepet aj cerita ny, indah hidup bahagiaaa
Yen Lamour
Ceritanya bagus, setiap perbuatan pasti akan ada balasannya, semangat terus ya kak thor ^^ izin numpang promo ya, ada yg suka mafia romance? Yuk mampir juga ke tempatku. Siapa tahu ada yg suka. Terima kasih ya kak thor & kakak semuanya ^_^
Basahin ang Lahat ng Review
Mati Kembar

Mati Kembar

Segera kupasangkan seprai bermotif kupu-kupu dengar warna dasar biru muda dan juga bantal serta gulingnya. Disaat aku menyapu lantai kamar, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang lalu diguyur hujan lebat. Tirai jendela yang semula tertutup kini telah terbuka sendiri. Udara dingin seta embusan angin menerpa wajahku.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 231 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
Kerayon patah

Kerayon patah

melani bingung Mau tunggu apa lagi, ayo naik " niki tersenyum Disitu melani terdiam sejenak, dan tiba tiba semua semakin terasa, hati melani dak dik duk tak karuan, rasanya seperti mau terbang tinggi, Dia diam tak berkata Tangan niki menarik tangan melani ayu mel mau aku gendong ""canda niki Melani tersadar, ohh, ngapain kamu repot repot nunggu aku " setelah sadar dari lamunannya
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 148 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

tanya Tumenggung Sahdewa lagi. “Lepaskan 2 kain terbang api, kita lihat bagaimana kemampuan mereka!” ucap Ahisma lagi. “Baik putri” Dua kain raksasa langsung dipasang didua ketapel raksasa. Werrrr !! Wwwerrrr !!! Dua kain raksasa kembali dilesatkan terbang kebawah Bukit Bayangan. Settt !!! Settt !!! Settt !!! Settt !!! Settt !!!
9.9399.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.4K Beses bilang karpet terbang
Ipakita ang mga Review (69)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡🫡
Basahin ang Lahat ng Review
Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

“Bentangkan sayapmu! Cepat!” suara Kappa sangat jelas. Kinara mencoba membentangkan tangannya. Sayapnya terbuka lebar. Sedetik kemudian ia mengambang di udara. Tepat satu meter di atas permukaan tanah. Hampir saja ia mati konyol. Seperti burung kecil yang baru belajar terbang, Kinara merasa bahagia. Kepakan sayapnya kuat dan ia segera terbang bebas ke arah langit. Pengalaman yang sangat menakjubkan. Ternyata terbang lumayan melelahkan. Ia putuskan untuk berbincang kembali dengan Kappa.
109.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 370 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Di bawah langit berbintang itu, tempat itu ramai orang dengan aktivitas, denting gelas terdengar riuh. Namun, aku mendorong koperku melewati pemeriksaan keamanan dan menuju pintu keberangkatan. Aku tidak menoleh kembali. Saat pesawat menembus malam, posisi yang disediakan untukku di tengah kebun mawar itu kosong.
24.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 631 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Pukul setengah 4 Arga sudah bangun dan sudah rapi untuk pergi kebandara, sebelum itu ia mengecek bawaannya dan memastikan tidak ada yang tertinggal. Sampainya di bandara Arga langsung menuju ketempat penerbangan yang akan mengantarkannya kerumah, lebih tepatnya kota kelahirannya. Arga yang terbiasa jika dalam penerbangan akan membuat ponselnya menggunakan mode penerbangan tetapi kali ini ia masih mengaktifkan ponselnya. Ia khawatir jika tiba-tiba saja Bisma menelpon atau adiknya Aini yang sedang menelpon. Banyak pikiran yang muncul dalam benaknya, rasa ingin menelpon Wijaya juga ada tetapi Arga ragu.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang karpet terbang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status