Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Akibat Sumpah Sebelum Menikah

Akibat Sumpah Sebelum Menikah

Dia meletakkan piring yang tersisa setengah itu, lalu berlari kecil ke arahku. "Kalau begini, sih. Tiba-tiba langsung kenyang gue." *** "Ci, ini sampo adem banget kaya ubin masjid, merknya apa, sih?" Kualihkan pandangan dari keranjang cucian yang hendak disetorkan pada Bi Surti, saat Mas Fariz yang tengah mengeringkan rambut dengan hairdryer pagi ini, tiba-tiba bertanya "Soalnya gue kalau mandi merem. Nggak sanggup liat aurat sendiri!" tambahnya.
1049.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 986 kali sebagai cuci karpet semarang
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
paskelas7 tp2021
keren saya suka ceritanya, kejutan-kejutannya. bikin penasaran dan abis kejutan inikejutan apa lagi ya. memanusiakan manusia. memberi pelajan yang berharga dan patut ditiru kita g boleh menilai seseorang dari penampilan saja, g boleh menyamakan masa lalunya sama dengan sekarang.
Nurul Khomsiyah
Buku ini keren, alur cerita menarik dan tidak monoton. Rekomendasi buat yang suka cerita novel yang menarik dan berbumbu islami teman-teman. Tokoh dalam cerita yang saya kagumi yaitu mas Fariz :) Thanks banget buat kak author *Dwrite* Semangat terus tuk nulis buat kita-kita para readers ya kak. ;)
Baca Semua Ulasan
Jerat Rahasia Kapten Ragnar

Jerat Rahasia Kapten Ragnar

Bella melangkah masuk dengan senyum sinis yang sudah siap meledak, namun senyum itu membeku di detik pertama matanya menyapu seisi ruangan. Kamar yang biasanya tertata sangat rapi dan steril layaknya museum itu kini nampak kacau. Di atas karpet bulu domba seharga ratusan juta rupiah, tergeletak sepasang sepatu bot kulit yang kotor dan penuh noda oli. Di kursi rias desainer milik Valencia, tersampir sebuah kemeja denim lusuh yang aromanya, campuran keringat, bensin, dan tembakau, tercium hingga ke ambang pintu.
631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

"Daripada membersihkannya dengan mop set, kenapa tak membersihkannya dengan tepung maizena? Air kelapa bikin lengket lo, Nes. Jangan bilang, kamu enggak tau hal dasar seperti ini?" Ganes menggeleng dengan pelan. Otaknya bekerja keras untuk mengingat banyaknya pengalaman yang telah ia alami selama beberapa tahun terakhir. "Maafkan saya, Pak. Yang saya tau, air kelapa memang lengket, tetapi tidak membuat mop set dan lantai jadi licin. Apalagi jika sudah dibilas dengan cara mopping melingkar. Beda lagi jika yang tumpah adalah minyak. Karena sifat minyak yang licin, maka dibersihkannya menggunakan pasir atau bubuk penyerap lainnya."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Rahasia Hati Mr. Ceo

Rahasia Hati Mr. Ceo

Karpet Persia merah antik menutupi lantai, memberikan kehangatan dan kemewahan pada ruangan tersebut. Di salah satu ujung ruangan terdapat perapian marmer besar, yang dinyalakan musim dingin dan di ujung lainnya terdapat lemari anggur yang diisi dengan anggur-anggur terbaik dari seluruh dunia. Terlihat banyak orang turun dari tangga yang terbuat dari kayu jati begitu terkesan klasik namun juga modern, hingga mereka duduk di tempat masing dengan urutan yang semestinya Dan para pelayan mulai melayani.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Melihat Andina sedang menyapu halaman belakang rumah, Adinda menghampiri. "Kak, kemarin lo liat ada kucing tetangga masuk ke rumah gue nggak?" tanya Adinda. "Enggak tuh," jawab Andina. Menghampiri Adinda, Sena sebelumnya sudah membasuh tangan di keran air halaman belakang. "Udah disapu sama dipel?" tanya Adinda. "Udah. Selimut sama seprainya dicuci secara terpisah kan?" tanya Sena, takut jika terdapat kotoran kucing yang tercampur dengan baju miliknya maupun milik Adinda.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!

Tetangga Mesumku, Ternyata Dosenku!

“Nah, gini kan enak.” Ternyata ucapan Farah benar. Ruang tamu mereka menjadi lebih luas sekarang. “Kamu pasang karpetnya ya. Ibu mau masak untuk makan malam nanti.” “Iya, Bu.” Serina mulai memasang karpet itu di permukaan lantai. Tak lupa, Serina membersihkannya dari debu karena sudah lama karpet itu tak digunakan. Setelahnya, barulah Serina kembali ke kamar Surya untuk melihat kondisi Surya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Air badai seketika menetes deras dari celana lurik dan sepatu linennya yang hancur dilapisi lumpur lereng Siranda. Hawa hangat, bau obat-obatan, dan wewangian karbol yang bersih langsung menyergap indra penciuman. Lantai marmer putih, lobi yang berkilau bersih seketika dikotori oleh jejak kaki cokelat yang becek. Di dalam dekapan Willem, tubuh Siti semakin lemas dengan napas yang semakin berbunyi serak. ​"Suster! Dokter! Kemari!" raung Willem dan suaranya yang parau menggema memecah ketenangan lobi rumah sakit yang mewah.
614 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng

Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng

Sekarang, terlihat jelas. “Cepat! Jangan cuma diliatin!” bentak ibu Keanu dari belakang. Carmen tersentak dia segera mengambil sikat. Mulai membersihkan. Tangannya gemetar, dia menyikat lantai itu. Awalnya pelan lalu semakin cepat. Bau lembap dari lumut dan sisa semen bercampur jadi satu. Dia merasa sangat mual, Carmen bahkan harus menahan napas. Matanya mulai berkaca-kaca. Dia ingin muntah. Namun, dia tahan.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Aku Menjadi Ibu Dari Tokoh Antagonis

Aku Menjadi Ibu Dari Tokoh Antagonis

Dalam kehidupannya yang dulu, duduk di lantai tanpa alas sudah menjadi hal yang biasa baginya. Tak lama kemudian, Emi kembali bersama seorang pelayan lain sambil membawa segulung karpet. Dengan cekatan, mereka membentangkan karpet tebal berbulu lembut itu di atas lantai marmer. “Nyonya dan para Tuan Muda sekarang bisa duduk di sini,” ucap Emi setelah selesai, lengkap dengan senyuman sopan. Pada akhirnya, Seana hanya bisa menuruti aturan di rumah ini. Ia pun mengajak si kembar beserta mainan mereka untuk duduk bersama di atas karpet berbulu yang hangat tersebut.
10721 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

Namun, saat ia menoleh ke arah kaca jendela mobil, wanita tua itu sudah tidak ada di sana membuat Lastri semakin bergidik ngeri. Butiran bening jatuh dari atas langit, membuat udara dingin semakin menusuk tulang. Lastri meninggalkan mobilnya di bawah lereng Semeru. Karena jalan yang akan ia tempuh menuju grojogan sewu tidak mungkin dilalui oleh kendaraan beroda empat, begitulah kata Sukemi. Letak air terjun yang memiliki mata air yang sangat banyak itu tidak terlalu jauh dari jalan besar dan Sukemi sudah memberikan petunjuk pada Lastri untuk sampai ke tempat itu.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 699 kali sebagai cuci karpet semarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status