Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kelakuan Papa Mertua

Kelakuan Papa Mertua

Dudung berlalu dengan sikap badan yang patuh. Karisma menghempas badannya dengan santai di sofa dekat jendela. Di sofa inilah Dudung tidur selama menjadi suaminya, sedang dirinya lelap di tempat tidur ukuran besar seorang diri. Akan tetapi harusnya Dudung bersyukur, meski sofanya cukup sempit tetapi pemandangan dari sini sungguh luar biasa. Kamar mereka menghadap langsung ke taman anggrek milik Mama, ada kolam ikan yang lengkap dengan air mancur buatan.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 449 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Terjerat Cinta Duda Bucin

Terjerat Cinta Duda Bucin

"Weeeh, ada teletubis sedang berpelukan nih, ikutan ah!" Tiga remaja yang terdiri dari Alina, Wira dan juga Arka berjalan ke arahku dan Sena yang masih saling berpelukan, kudengar juga dengkusan sebal dari Sena, yang mungkin merasa jengkel karena mengganggu acara me time kami.
1018.6K viewsCompletedAdded to Library 595 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

Otak Dina mencerna. "Mau gue gendong model apa nih? mau ala kangguru, karung beras apa ala ala bridal style?" Dodit kini merasa di atas angin melihat wajah pucat pasi Dina yang ketakutan. "Loe jangan macam-macam ya gue aduin sama Jodi nanti! Inget dia bakalan marah kalau loe berani sama gue!" ancam Dina.
1027.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as cuddle duduk
Read
+Library
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Dia mengangkat penutup benda itu dan seketika tertegun. "Dasar, Sarap!" desis Arudra sambil mengangkat beberapa alat bantu khusus perempuan. "Itu apa?" tanya Zivara sambil bangkit duduk. "Dildo." "Ha?" "Gila itu berdua!" Zivara memegangi salah satu benda. "Aku baru lihat benda kayak gini." Arudra mengamati 1 benda lain. "Kayaknya ini belum ada di Indonesia."
8.58.8K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

> Pandu: Bum, ayo ketemu. Udah lama banget. Kebetulan aku tak begitu sibuk sekarang. > Bumi: Kapan? > Pandu: Kamis siang? Di kafe dekat perempatan Dago, yang ada rak buku tua itu. > Bumi: Kafe kecil yang ada bangku kayu panjang? > Bumi: Gimana kalau di rumahku saja? Kau ke sinilah, kusiapkan kopi dan obrolan panjang 😅
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Rupanya Aku Istri Kedua

Rupanya Aku Istri Kedua

tanya istri cantik Galuh saat melihat Yudith dan Rajendra hanya tertawa dikatai suaminya. “Mau cari sofa sebenarnya, tapi sepertinya Yudith enggak ingin diajak keluar.” Rajendra menjawab dengan menunjuk Yudith yang duduk di sofa single dengan rambut disanggul asal. “Bukan enggak ingin tapi sudah menempel-nempel Aurora jadi malas ganti baju sama dandan lagi.” Yudith mengambil tentengan Rajendra setelah berpindah duduk ke samping sang pria.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 291 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Pembalasan Anak Laki-lakiku

Pembalasan Anak Laki-lakiku

Dia terus mundur hingga tubuhnya menyentuh kursi kayu. Dia terduduk dengan tangan memegangi dada, tangannya satu lagi meremas meja yang memang terletak di sampingnya. Aku berjalan menghampirinya, kemudian duduk di kursi kosong di sebelahnya. Jadi sekarang posisi kami hanya terhalang dengan meja kayu berwarna coklat tua. "Al, Lo kalau bercanda jangan bikin jantungan bisa nggak sih!" ucap Yudha lagi sambil melihat ke arahku.
1019.7K viewsOngoingAdded to Library 650 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Istri kontrak om duda

Istri kontrak om duda

Musik jazz instrumental mengalun sayup dari pengeras suara tersembunyi, menambah kesan eksklusif namun menenangkan. Ayudia duduk di salah satu sudut ruang kafe, kursi empuk berlapis beludru biru laut menopang tubuhnya yang tegang. Di hadapannya, duduk seorang pria dengan wajah tenang dan tatapan menusuk yang memancarkan kekuasaan yang tak perlu diumbar. Ardhan.
813 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Mengejar Cinta Duda Tetangga

Mengejar Cinta Duda Tetangga

Gueemeees plus gregetan. Gimana tidak, si lelaki ganteng yang nota bene adalah duda sang tetangga, bersikap teramat ramah pada semua ibu-ibu dikomplek itu. Umurnya masih terbilang muda sekitar 35 tahun. Hidungnya tegak dan mancung, diatas bibirnya bertengger sepasang kumis yang legam dan kedua belah pipi serta dagunya juga dihiasi jambang dan jenggot yang tertata apik dan rapi. Kulitnya kuning langsat menambah macho si duda keturunan Arab tersebut. Dalam sekejap kegantengan si duda menjadi buah bibir ibu-ibu dalam setiap perkumpulan olah raga sore, arisan, PKK bahkan ada yang sengaja berkumpul khusus membahas tentang kegantengan si duda tetangga tadi. Hmm.. kira-kira kayak zaman Nabi Yusuf
104.7K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as cuddle duduk
Read
+Library
Tertipu Duda Tampan

Tertipu Duda Tampan

Lantas saja asisten rumah tangga menggendong anak laki-laki tersebut. "Kamu duduk di kursi ini dulu, ya. Mbok mau mengompres ibu dulu," kata Surti meminta Kevan untuk duduk di kursi. Anak laki-laki itu menganggukkan kepala menurut. "Pelan-pelan, Mbok." Yuliani meringis kesakitan. "Tahan ya, Non." Surti mengompres dengan pelan. Tidak ada obrolan lagi antara mereka berdua, hingga Kevan memulai pembicaraan.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as cuddle duduk
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status