Renjana
Setelah makan, aku tidak punya nyali untuk sekadar ikut tante Ana yang masuk ke laboratorium patiseri melihat proses pembuatan kue sus, aku hanya duduk di termenung di depan laboratorium.
Di dalam lab ada Dito, Adit, Andy dan beberapa teman mereka, stand patiseri tidak ada yang jaga, mungkin karena sudah tidak banyak orang. Baguslah, aku bisa datang melihat-lihat kue-kue mereka. Aku berjalan menuju stand patiseri, melihat cupcake yang lucu-lucu, ada tulisan “boleh dimakan” aku mengambil salah satu, cupcake berbentuk doraemon, sayang sekali untuk dimakan, tapi sepertinya juga enak.
Hot Chapters