Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Di Balik Kemudi Sang Pemegang Kendali

Beberapa blok dari terminal, ia menemukan sebuah kedai kopi kecil yang tampak mengundang, dengan papan nama kayu bertuliskan Dime Brew Café. Tempat itu tampak hangat, dengan jendela besar yang dihiasi dekorasi musim gugur — daun-daun maple tiruan bergelantungan di sisi kaca. Catelyn membuka pintu, lonceng kecil di atasnya berdenting lembut. Suasana di dalam nyaman. Wangi kopi segar dan kayu manis memenuhi ruangan. Beberapa pelanggan duduk santai, berbicara dalam bisikan rendah, menikmati siang hari yang lengang.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 345 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
Side Story of Erhan

Side Story of Erhan

Nadira mendelik, pria itu terkekeh. "Siapa yang menamai tempat ini?" Tanya Ezgi lagi. "Awalnya aku. Aku menamainya Maganda Cafe. Yang berarti Cafe yang Indah dalam bahasa kami, Tagalog. Tapi sepertinya nama itu kurang cocok. Setahun setelah berdiri kami mengubahnya menjadi Cozette Cafe, yang memiliki arti Nyaman dalam bahasa Afrika-Amerika. Jadi ya, beginilah sekarang. Sepertinya nama memang memberi pengaruh baik." Ujarnya lagi.
9.824.9K viewsCompletedAdded to Library 970 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
Dear You

Dear You

Gue butuh café yang hangat dan tentu saja menyediakan kopi yang enak, dan akhirnya setelah sedikit berdebat tentang lokasi, kami memilih sebuah café yang bernama ‘Harmony’ dan lokasinya tak begitu jauh dari rumah Tania. Meskipun malam hari, café ini juga tidak bisa dikatakan sepi. Masih ada beberapa pelanggan yang tampak nyaman menikmati kopi mereka. Coffe shop bernuansa ethnic ini terasa nyaman dan tentu saja hangat karena sofa bulu yang sekarang gue dan Tania duduki ini benar-benar lembut dan membuat betah. “Lo pinter pilih tempat ya?” komentar gue sambil mengaduk-aduk espresso yang ada di depan gue.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
Warm and Cozy

Warm and Cozy

itu berarti Mia sedang di dalam ambang keputusasaan. Pada akhirnya Shela memilih membelokan mobil itu masuk ke dalam sebuah cafe. Cafe bergaya klasik yang sepertinya akan nyaman jika untuk sekedar menenangkan pikiran. Shela nggak suka melihat Mia yang nggak bersemangat seperti ini. Shela putuskan untuk mengajak Mia “ngopi cantik di cafe ini” agar pikiran wanita itu bisa tenang, sekalian Shela ingin memancing Mia untuk menceritakan masalah apa yang sedang mengganggu Mia hadapai. “Oke kita ngopi!” seru Shela bersemangat. “Gue lagi mau minum espresso latte, lo nggak masalahkan May?”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
Kissing Partner Sang Tuan Muda

Kissing Partner Sang Tuan Muda

Memperkirakan berapa lama waktu yang ia butuhkan untuk sampai ke tempat yang ditunjukkan oleh Xavier. "Oke. Kita bertemu di sana setengah jam lagi!" Cozy adalah sebuah bar mewah dengan konsep modern ala eropa, lampu berwarna warm yellow menggantung dengan cantik di atas meja bartender. Sederet botol minuman beralkohol tertata rapi dari berbagai merek ternama. Tidak hanya desainnya yang cantik dan koleksi minuman mereka yang terkenal, namun juga ruang VIP serta pelayanan yang cukup profesional.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

“Anggun belum datang, mas. Kita nungguin Anggun, infonya sih setengah jam lagi. Mas mau sesuatu?” Diego menggelengkan kepalanya “Aku kerja dulu, kamu kasih kode kalau udah mulai.” Diego memiliki pekerjaan lain selain menjadi public figure, membuka lapangan pekerjaan yang berhubungan dengan kopi. XCoffee, nama yang dibuat mengingat sang mantan yang menyukai aroma kopi. Tempat tersebut dipegang oleh sahabatnya yang sangat dipercaya, secara kebetulan sang sahabat paham dengan dunia kopi juga kuliner. Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
Gairah Suami Pengganti

Gairah Suami Pengganti

Jam dua siang, Alex memarkirkan mobilnya di depan The Cozy Corner, toko buku yang juga menjual benda-benda untuk hadiah, kartu ucapan, dan toko ini menyombongkan diri sebagai satu-satunya gourmet coffee bar, kedai kopi di kota.
9.822.9K viewsCompletedAdded to Library 480 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Kafe tersebut bisa ditempuh dengan waktu 10 menit dari kafeku. Kuparkirkan motorku di parkiran lalu melangkah masuk kafe. Pelayan kafe menyambutku dan mengantarku ke tempat duduk. Aku duduk di salah satu kursi di dekat sebuah hiasan bunga-bunga. Pelayan memberikanku sebuah buku menu dan dengan cepat aku memilih salah satu menu andalan mereka. “Black Meal dan Lemon Juice,” ucapku lalu mengembalikan buku menu pada pelayan.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as d'cozy cafe
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status