Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

Tangan Greed pasti akan meremas miliknya. "Aku butuh ke rumah sakit!" Charity berujar pelan, membuat Greed panik. "Kau kenapa? Kau sakit? Kau—" "Lobangku yang sakit. Orang gila dengan batang besar menunggangi tubuhku sampai aku mau mati," maki Charity memotong ucapan Greed. "Tidak, biar aku yang mengobatimu! Aku tidak akan membiarkan siapun menyentuh milikmu yang sudah menjadi milikku."
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Pembantu

Aku Bukan Pembantu

tatapannya mengingatkan pada Andres tapi ia lebih merendahkan. Ya Allah, lindungi hamba, doa Andini dalam hati. "Gue nonton berita, Scarlett masuk rumah sakit," ujar Panca saat mereka berjalan ke area permainan golf atau tee box. "Sudah pulang," jawab Andhika pendek. "Sakit apa?" tanya Davka. "Maag doang," jawab Andhika masih pendek. "Kamu punya duit tapi cewekmu kena maag, dikasih makan dong, Bro," cetus Bisma.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Wanita Pengganti

Jerat Cinta Wanita Pengganti

tanya pria itu sembari menerbitkan senyuman. “Mas Satya ke mana aja? Mas Satya nggak—” "Dada gue sakit banget akhir-akhir ini, Nona. Dan gue susah banget nyari obatnya. Udah usaha nahan-nahan buat nggak kangen, tapi malah semakin kangen sama lo, coba.”
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Ia belum jadi pergi kerumah sakit, ataupun bidan karna masih gawat darurat keadaan didesanya. "Aduh sakit sekali! siala* itu warga. Bisa-bisanya mereka ingin menghakimiku." Pekik Dara. Tanganya masih memegangi luka robekan dikeningnya. "Lukamu itu kenapa sih Dek?" Tanya Agus. Ia masih sangat penasaran, namu. Dara tidak mau menjawabnya. "Nggak kenapa-kenapa Mas! berisik sekali kamu." Pekik Dara.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

Kedua orang tua Dika, meminta Ayu untuk mendengarkan dengan seksama. "Ada apa? Apa terjadi sesuatu dengan Kak Dika?" tanya Ayu panik. "Dika mengalami kecelakaan sesaat ia ingin pergi menuju ke bandara, mobilnya ringsek, namun Dika masih bisa tertolong, sayangnya Dika sedang koma saat ini, sudah hampir 3 pekan, Dika tidak sadarkan diri, jadi kami ingin memberitahu ini, karena sesekali ia menceracau menyebut nama kamu, apa kamu bisa datang untuk menemui Dika?" tanya Soleh, Ayah Dika.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Bad Duda

Bad Duda

“Aku mencarimu ke IGD tapi kau tidak ada. Lina mengatakan jika kau sedang di toilet karena sakit perut.” Edeline mengulas senyuman kaku. “Tadi saya salah makan jadi perut saya sedikit bermasalah,” ucapnya menimpali kebohongan itu. “Makanya kau jaga pola makanmu itu!” mulut Nicho bertambah menyebalkan. “Tapi kau yakin saat ini tubuhmu dalam kondisi baik, kan? Tidak ada keluhan selain sakit perut itu?” Edeline menggeleng lemah. “Ada apa sebenarnya, Dokter?”
1036.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Campakkan Ternyata Jutawan

Istri yang Kau Campakkan Ternyata Jutawan

jelasnya sembari menegak air mineral di depannya. 'Sejak kapan aku jadi lihai membual?' batin Dara merutuki dirinya sendiri yang semakin jauh dari kebaikan itu. “Sekarang masih sakit? Ayo kita ke dokter sekarang!” seru Sukma sembari bangkit dari duduknya. Dara segera menyuruhnya untuk kembali duduk. “Lusa kan aku mau kontrol, Ma. Biar sekalian saja,” kata Dara bak penenang bagi Sukma.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Lelaki Dua Wajah

Lelaki Dua Wajah

Karel mengulurkan tangan, menawarkan bantuan agar Dave bisa bangkit. Dave terbungkuk-bungkuk sambil mengusap perutnya yang terasa sakit. Dadanya nyeri saat menarik napas. "Gila! Tenagamu nyaris saja membuatku kelojotan." "Apa itu sangat sakit?" Karel memapah Dave, kembali ke gua. Dave menyingkap baju kaus yang dipakainya. "Kakimu meninggalkan stempel terang begini, mana mungkin tidak sakit!" sungutnya.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Apakah David benar-benar sakit seperti dugaannya? "Siapa yang sakit, Mbok? Apakah Tante Rima yang sakit?" tanya Gina lagi ingin memastikan. Mbok Yem segera menggeleng dengan cepat. Membantah pertanyaan dari Gina. "Bukan, sepertinya mas David sendiri yang sakit. Soalnya sudah beberapa hari ini, mas David tidak pulang. Mas David juga tidak pernah menghubungi orang-orang rumah. Saya juga khawatir kepada mas David, tapi saya tidak berani bertanya sama orang rumah," jawab mbok Yem.
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

"Tapi Tante enggak bolehin." "Tante jahat tahu enggak sih?" "Ini kan demi kebaikan kamu. Kalau kamu banyak makan-makanan manis, gigi kamu bakalan ompong, berlubang dan sakit. Kamu enggak tahu ya rasanya sakit gigi itu gimana?" Omel Lia kepada Gilang yang nampak acuh dan tak acuh. "Huh, untung Tante bukan Mama aku. Mama enggak pernah nakut-nakutin aku kayak gini soalnya."
774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai dada gua sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status