Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku
"Aku tahu aku salah. Aku dibutakan oleh ambisi, Wulan. Aku terlalu terobsesi membuktikan diriku pada ayahku, membuktikan bahwa aku pantas memimpin. Tapi... tapi aku bersumpah, perasaanku padamu itu nyata."
Darren mengambil satu langkah maju, kemudian satu langkah lagi, menarik tangan Wulan yang dingin dan tanpa perlawanan. Dengan gemetar, ia merengkuh tubuh Wulan erat-erat. Sebuah pelukan yang terasa begitu putus asa, seperti pria yang sedang tenggelam di tengah badai mencoba mencari pegangan, secercah harapan untuk bertahan hidup. Ia membenamkan wajahnya di bahu Wulan, tubuhnya sedikit gemetar.
Hot Chapters