Menikahi Pangeran Es
Sasmita Praba mengeluarkan sebungkus permen dari balik saku kemeja, lalu membungkuk dan memberikannya pada Damar, “Damar, kau menyayangiku kan? Kau tak akan seperti ayahmu, kan?”
Mata Damar kecil berbinar menatap permen jeruk kesukaannya dan tanpa berpikir ia menggeleng keras mengikuti permintaan ibunya.
Sasmita tersenyum, lalu menggenggam tangan Damar berjalan bersama kembali ke dalam rumah. Mereka dalam perjalanan pulang dari taman bermain, matahari bersinar terang siang itu namun masih ada awan putih yang cukup melindungi mereka dari sengatan cuaca musim panas. Waktu yang tepat untuk bercengkrama bersama orang yang dikasihi. Maka, ketika tiba di pekarangan rumah dan melihat mobil ayahnya
Hot Chapters