Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

Tanpa bisa ditahan air mata sudah meluncur turun dari kedua sudut mata Damar. Tak sampai setengah jam Damar sudah tiba di kompleks perumahan Riana. Gerbang kompleks yang masih tertutup membuat Damar harus sedikit menunggu sampai salah satu petugas muncul. "Malam, Pak ... Damar," sapa salah satu petugas keamanan yang tadi juga membukakan portal untuk orang mirip Damar. Kedua alis satpam itu merapat sambil memicing ke arah Damar.
1048.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as dama batang park
Read
+Library
Pacar Pembantu

Pacar Pembantu

Maka dari itu, dia mengusap air mata lalu beranjak menghampiri Damar yang sedang mengipas sate di pinggir taman. Ya, taman belakang menjadi pilihan untuk merayakan anniversary 20 tahun Nara dan Darsetta. Cukup sederhana, dengan gazebo-gazebo serta lampu tumbler yang dipasang di setiap sisi taman. Jangan lupa, mini theater yang dibangun sebagai pelengkap perayaan. "Damar sekarang udah berubah jadi penjual sate ya?" Pertanyaan itu sontak membuat Damar mencubit gemas pipi Nabilla. Ia tersenyum lalu menyodorkan setusuk satenya yang sudah jadi. "Mau nyoba?"
1020.9K viewsCompletedAdded to Library 815 Times as dama batang park
Read
+Library
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

Dion mengernyitkan dahi. “Tunggu! Perasaan semalam saya ngobrolnya sama lelaki. Bukankah sebelumnya desain bangunan ditangani oleh Bapak Danu?” sela Dion tiba-tiba. Gadis muda itu tersenyum. Wanita itu kembali tersenyum dan menekur beberapa detik. “Mbak masih dari CV. Agatha, ‘kan?” sambung Dion lagi.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as dama batang park
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

" Roman mengerutkan keningnya, melihat Siska tengah sibuk mencari sesuatu yang berada di dalam tasnya. "Ini Paman, oleh-oleh dariku!" "Sarung?" "Ya, itu sarung batik dari Pekalongan, aku pas melihat itu teringat Paman, jadi aku beli saja!" Roman menjadi salah tingkah saat Siska mengatakan mengingat dirinya. Dan di saat yang bersamaan Ardian menyipitkan kedua matanya melihat tingkah Roman. “Sepertinya pria ini sedang jatuh cinta!”
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 511 Times as dama batang park
Read
+Library
Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

Menyediakan wahana seperti pada taman hiburan pada umumnya, dengan maskot beruang yang terkenal. Setahu Samantha, sebagian besar dari wahana dan tempat-tempatnya bertema boneka beruang. Dan ya ... Damien memang menjanjikan pada mereka untuk datang ke sana tetapi belum sempat. “Malam ini saja ya, Daddy,” sahut Martin. “Morgan juga mau, Daddy.” Damien menoleh pada Samantha, meminta persetujuannya. Barangkali karena Samantha baru pulang dari hari yang panjang, ditambah ia sedang hamil sekarang.
9.534.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as dama batang park
Read
+Library
Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Dama berkata dengan sangat jujur, "Bukankah ekspresiku sudah cukup jelas? Kalau kamu nggak dapat melihat ekspresiku, aku akan memberitahumu bahwa Kota Jimba nggak menyambutmu." "Pak Dama, jangan terlalu keras kepala. Kali ini, aku datang ke Kota Jimba untuk berinvestasi di Kota Jimba." "Huh, sekalipun nggak ada yang mau berinvestasi di Kota Jimba, kami nggak membutuhkanmu untuk berinvestasi. Aku yang memesan ruang VIP ini, keluarlah!" usir Dama tanpa ragu-ragu.
9.41.2M viewsCompletedAdded to Library 23.6K Times as dama batang park
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Jongos Daki yang tahu persis hal itu segera berbisik kepada Kirana, "Buanglah pikiranmu yang bukan bukan. Baraka tidak akan melakukan apa yang kau cemaskan sekarang ini!" "Ah, Paman...!" Kirana menepiskan tangan dan bersikap biasa-biasa saja, seakan tidak mempunyai benih kecemburuan. Taman yang dimaksud adalah ladang bebatuan dengan aneka macam jenis batu hias. Ada yang berwarna ungu berbentuk seperti pohon kaktus, ada yang beerwarna putih mirip ikan melompat, ada pula yang berwarna hijau seperti bentuk pohon cemara, tingginya seukuran tinggi manusia dewasa. Yang namanya tanaman asli hanya rumput-rumput hias. Sisanya batu-batuan hias dengan bentuk dan warna yang mempesona.
1028.3K viewsOngoingAdded to Library 821 Times as dama batang park
Read
+Library
Supirku Sayang

Supirku Sayang

Seorang perempuan muda tersenyum dan mempersilakan Sheila masuk. "Kau sudah datang?" Sheila menyalami Papa Banta dan duduk di sofa. Seorang pria muda beralis tebal dan berambut lebat duduk di hadapan Pak Banta. "Ini anak saya Sheila. Kenalkan ini Damar. Ia rekan bisnis Papa." Pak Banta memperkenalkan mereka berdua. Keduanya lantas bersalaman. Damar tersenyum manis pada Sheila. Sedangkan Gadis di depan Damar itu hanya membalas dengan tatapan sinis.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as dama batang park
Read
+Library
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

~AA~ Angin sore berembus meriap-riapkan rambut Gadis yang panjang sebatas lengan. Dia sedang duduk di tepian sungai Batanghari bersama Nopi, untuk menikmati segelas es tebu yang banyak dijual di sepanjang jalan Ancol—tempat wisata Kota Jambi yang berada persis di tepi Sungai Batanghari. "Rasanya baru kemarin, ya, kita ngerasain teror dan ketegangan." Nopi buka suara. "Sekarang bedeng yang dibangun Teh Reni sudah mau jadi aja."
106.0K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as dama batang park
Read
+Library
Menikahi Pangeran Es

Menikahi Pangeran Es

Sasmita Praba mengeluarkan sebungkus permen dari balik saku kemeja, lalu membungkuk dan memberikannya pada Damar, “Damar, kau menyayangiku kan? Kau tak akan seperti ayahmu, kan?” Mata Damar kecil berbinar menatap permen jeruk kesukaannya dan tanpa berpikir ia menggeleng keras mengikuti permintaan ibunya. Sasmita tersenyum, lalu menggenggam tangan Damar berjalan bersama kembali ke dalam rumah. Mereka dalam perjalanan pulang dari taman bermain, matahari bersinar terang siang itu namun masih ada awan putih yang cukup melindungi mereka dari sengatan cuaca musim panas. Waktu yang tepat untuk bercengkrama bersama orang yang dikasihi. Maka, ketika tiba di pekarangan rumah dan melihat mobil ayahnya
108.9K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as dama batang park
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status