Terowongan Berdarah
Manik matanya menatap waspada ke arah sekitar, sontak gadis itu terkejut ketika melihat sesosok makhluk besar muncul dari balik dinding terowongan yang baru setengah jadi.
Tubuh sosok arwah jahat itu semakin membesar dengan bulu-bulu kasar berwarna hitam. Separuh wajahnya hancur, bahkan Arfan tak bisa menyebut itu sebagai wajah lagi. Tetesan darah mengalir bercampur dengan belatung busuk, sedangkan mata merahnya menyiratkan sebuah kebencian yang teramat dalam.
Perlahan, langkah sosok arwah jahat itu semakin mendekat. Suara geraman terdengar, sepanjang kakinya melangkah, darah terus mengikuti jejak kakinya.
Hot Chapters