Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku
Nanti dikira Arlo ngajak yang iya-iya.
"Eh, tunggu, dia kan hamil sama aku, bukannya boleh ya kalaupun beneran iya-iya. Harusnya boleh dong, kecuali bayi di perut Jena bukan miliku baru tidak boleh dicampuri," batin Arlo baru kepikiran.
"Selera kamu bagus Theo, bungkus," ujar Arlo mengiyakan saran baik itu.
Dipakai syukur, belum bisa buat nanti-nanti. Arlo ingin beli aja dulu, sekalian memilihkan beberapa potong daster khusus ibu hamil. Bisa dipakai suasana santai di rumah.