Mencintai Musuh Ayahku
Ia ingin sekali menyambut tangan ayahnya, melangkah masuk ke dalam kabut itu, dan pergi ke tempat di mana tidak ada lagi pengkhianatan atau rasa sakit.
Namun, tepat saat jemari Reno hendak bersentuhan dengan tangan ayahnya, sebuah suara sayup-sayup terdengar memanggil namanya dari kejauhan yang sangat gelap. Suara itu penuh dengan kepedihan, harapan, dan cinta yang murni.
"Reno... pulanglah... jangan menyerah... Rian membutuhkanmu... Aku tidak bisa hidup tanpamu, Reno..."