Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan
Niana ingin membalas ucapan Prince, namun niatnya ia urungkan ketika telunjuk kokoh Prince menempel di bibirnya seolah tidak mengizinkannya berbicara.
"Maaf kalau aku mengatakan cinta di waktu yang tidak tepat, Niana. Sungguh, aku benar-benar ingin menjadikanmu kekasihku yang hanya bisa aku miliki seorang, menjadikanmu wanitaku yang tidak akan pernah aku lepaskan dari dekapan, menjadikanmu nyawaku sehingga ketika kamu pergi aku akan mati. Niana, aku tidak rela jika kamu menolakku, aku tidak sanggup jika setelah ini kamu pergi karena tak mau bersanding denganku. Tolong izinkan aku membahagiakanmu," ujar Prince sekali lagi yang belum menjauhkan diri dari telinga Niana.
Hot Chapters