LOVE A FRIEND
"Engga Raf. Sekarang lo bisa ngomong gini, tapi setaun? Dua tahun? Lo bakalan kesepian dan sedih. Ada waktunya temen-temen lo punya pacar, dan lo ga mungkin terus nunggu gue,"
"Udah ya, dengerin gue! Gue gamau denger sepatah kata, apapun itu dari mulut lo! Lo harus bahagia," ucapnya sembari terus mengusap air mata yang berjatuhan pada pipi cubynya.
"Oke, kalo itu mau lo. Gue bakal bahagia dengan cara gue sendiri ...,"
' ... Dan bahagia gue adalah mencintai, lo.' sambungnya dalam batin Rafael.
Bab Populer