Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Pesona Model Arogan

Terjerat Pesona Model Arogan

Tak berapa lama Matty sudah berdiri didepan pintu ruang praktek Fio. "Hai Minnie." Ucap Matty langsung masuk ke ruangan Fio dengan menggunakan Jaket bomber hitam dan topi yang menutupi wajah tampannya sambil menenteng Ice Americano di tangannya. "Aduh kakak ni yah, kalau sampai ketahuan perawat aku gimana? Bisa jadi omongan kita." “Aku kan bisa ngaku jadi pasien kamu.” Ucap Matty sambil mendekati Fio
9.922.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Istri Tuan Muda Lumpuh

Istri Tuan Muda Lumpuh

balas Geena sambil memakai dan merapikan pakaiannya. “Please ...” rengek Mattew seperti anak kecil yang menginginkan coklat atau permen dari mamanya. Ekspresi itu membuat Geena hampir tak percaya jika Mattew adalah putra dari Douglas, pria kejam yang tega membunuh, berkarakter licik dan pintar menipu. Pria yang membuat keluarganya hidup tidak tenang. Yang dia lihat saat ini adalah seorang pria yang selama ini menjadi kakaknya, yang selalu menjaga dan melindunginya.
1050.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Mafia's obsession

Mafia's obsession

“Itu subjek eksperimen nomor 7. Nama aslinya: Matteo. Dia hilang saat proyek dibubarkan.” “Dan kita yakin dia masih hidup?” tanya Luka. Aurora mengangguk. “Beberapa laporan bayangan menyebutkan sosok pembunuh bayaran tak dikenal yang muncul di konflik Timur Tengah. Tanpa identitas. Tanpa suara. Julukannya—Specter.” Leo menyipitkan mata. “Jika Matteo masih hidup, maka dia juga akan jadi target Forum. Atau... mungkin dia malah dijadikan senjata mereka.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
My Brilliant Doctor

My Brilliant Doctor

Happy reading ;) -------------- "Aku tak suka mengulang pertanyaan, siapa yang menyuruhmu menabrak Tara dan memasang alat pelacak pada tubuhnya?" Matt menatap tajam dengan mengeluarkan deagle dan menempatkannya di depan mata. Pria itu bergetar bersama rasa takut yang mulai menguasai diri. Ia tak tahu bahwa yang ia lakukan akan berakibat fatal seperti ini, bahkan ia tak tahu jika wanita itu adalah kekasih dari seorang Mafia.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 853 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Suamiku [tidak] Sempurna

Suamiku [tidak] Sempurna

“Membunuh ibu sendiri, apa maksudmu kali ini Al? Kau hampir membuatku pusing selama berhari-hari untuk memikirkan perlakuanmu ini!” “Tidak usah ungkit mengenai hal ini, Matt. Aku tidak kau mempermasalahkan apa yang aku lakukan, lagipula aku merasa tidak salah melakukan hal itu!” Matt—sosok X, sang tangan kanan yang tahu kebiasaan burukku satu ini. Dia duduk di depanku, menatap layar laptopku yang menampilkan sebuah surel yang beberapa menit lalu aku terima. Dia terlihat terkejut, sembari menatapku. Tapi raut wajah terkejut Matt hanya bertahan sebentar saja, karena berikutnya dia kembali normal.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Jadi, mereka menurut saja, namun mereka tetap memperhatikan Sansan Carell dan Hyorin. Matt Busby melihat Sansan Carell, tatapannya rumit sekali, barusan Sansan Carell mengatakan bahwa ia temannya. Hatinya terasa bergetar untuk sesaat, apakah mereka adalah teman? Tapi dia adalah pembunuh, tidak akan memiliki teman, dan tidak pantas memiliki teman. "Aku tidak memiliki teman." Matt Busby menjawab dengan dingin.
9656.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.5K kali sebagai death note matt
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
Skyy
Mohon maaf, untuk masalah koin, saya tidak tahu menahu soal itu. Karena untuk perhitungan koin, itu sudah peraturan dari sistem aplikasinya, ya^^ Jadi, saya tidak bisa mengatur harga koinnya, saya mohon maaf sekali lagi, happy reading^^
herlambang
hebat Thor menulis cerita 2bab cuman 6minit dengan koin 14 untuk satu bab kalu 2bab berarti koinnya 28..cuman buat 6 minit ngak ada jaminan kembalian langsung wah hebat yah..kek anying apa..Thor koin ngak sesuai dengan pendeknya cerita..
Baca Semua Ulasan
Tesis Filantropis

Tesis Filantropis

ucap Henry, tahu kalau Matt belum selesai berbicara. "L-lalu... aku pergi sebentar untuk mengambil tang yang tertinggal di kotak peralatanku. Dan saat aku kembali lelaki itu sudah mati. Percayalah aku tidak melakukan apa-apa, aku tidak tahu apa-apa!" Matt menyelesaikan ucapannya dengan suara tegas. "Dia berbohong." Osvard berucap cukup lantang. Semua arah pandang mata langsung terarah padanya. Kemudian Osvard berjalan dengan langkah berat dan membisikkan sesuatu pada Henry.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Gelas bourbon di tangannya dibiarkan tak tersentuh, asap rokok membentuk lingkaran tipis di udara. Matt masuk setelah dipanggil, meletakkan kantong kopi di meja dengan santai. "Wah... ada hal penting nih kayaknya," komentarnya, memperhatikan asap rokok yang melingkari Adrian. "Merokok? Tanda bahaya dan seru... haha." Adrian menoleh sekilas. "Revan." "Siapa dia?" Matt mencoba mengingat. "Jangan-jangan, cowok yang makan bareng Ayla itu?"
745 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Menggapai Cinta Sang CEO

Menggapai Cinta Sang CEO

Kenapa mereka seolah tidak punya kesibukan lain selain mengurusi hidup seseorang. Ahh… Matt benar-benar marah luar biasa. Sebelum meledak, Matt bergegas keluar kantin. Ia seolah melupakan apa tujuannya datang ke kampus ini setelah mendapati pemandangan yang menyedihkan dan memprihatinkan. *** Halo? Ada yang membaca cerita ini? Bagaimana menurut kalian? Yuk ah, tinggalin review untuk novel ini.
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

Saat Kate tenggelam dalam pekerjaannya, denting suara lift menarik perhatian. Kepalanya terangkat. Namun kedua alisnya bertaut di tengah tepat saat seseorang keluar dari pintu persegi tersebut. Matt, gagah dan tegap seperti biasa, melangkah keluar dari lift. Kate mengingat jadwal Nick hari ini, dan Matt sama sekali tidak ada dalam jadwal pertemuan bersama sang atasan. Kate berdiri handak menyapa sekaligus bertanya, namun sosok yang muncul di belakangnya membuat Kate tertegun.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai death note matt
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status