CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)
Dewa berdiri, berjalan keluar kamar menuju ruang tamu kecil di kamar itu.
“Apa, Yah,” sahutnya. Sementara itu ia melihat Ardan masih bergelung selimut di sofa panjang. “Woi! Buruan mandi.” Dewa menyibak selimut yang dikenakan Ardan begitu kasar.
“Ya elah, Bang! Bntar sih!” dumal Ardan. Dewa tak peduli, baginya, disiplin waktu itu penting. Mandi jam berapa, sarapan, dan lainnya, harus sesuai jadwal. Ardan harusnya paham, karena ia seorang atlit. Mungkin karena liburan, jadinya ia sedikit bermalas-malasan.
Bab Populer