Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERJEBAK MALAM PANAS DENGAN SANG PEWARIS

TERJEBAK MALAM PANAS DENGAN SANG PEWARIS

Dewa memejamkan mata dengan tubuh yang terendam aiar hangat, sedikit terasa rilexs namun toba-tiba gelisah saat bayang seraut wajah ayu melintas di kepalanya. Wajah ayu yang dibalut dengan kesederhanaan, yang entah kenapa mengusik ingatannya. Ya, wajah ayu gadis yang konon dia renggut keperawanannya. Sayangnya Dewa tak tahu siapa dia. Dengan tubuh masih terendam, dia menyambar ponsel yang dia letakkan tak jauh dari jangkauannya. Segera menekan nomor Vero yang saat ini masih berada di Kalimantan.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as dewi hera
Read
+Library
Arsitek Kecantikan Para Dewi

Arsitek Kecantikan Para Dewi

Viona lalu mendongakkan lehernya, menempel padaku seolah sedang mempersembahkan dirinya, memohon agar aku memberinya sebuah ciuman. Namun, aku menghentikan gerakanku. Aku duduk di kursi berlengan kulit yang besar dengan santai, penuh aura dominan seperti raja. Viona berdiri di depanku, mengenakan kemeja longgar yang pas menutupi tubuh sintalnya. Matanya kini telah ternoda sepenuhnya, menyimpan jejak gairah yang tak lagi bisa disembunyikan.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as dewi hera
Read
+Library
KEMBARAN DEWA PERANG

KEMBARAN DEWA PERANG

tanya Dewa Agung Wilis pada para Dewa dan Dewi. "Dewa Agung, apa tidak sebaliknya saja, Dewa perang menjaga Langit dan Dewa Halilintar menjaga bumi..?" tanya Dewa Tanaman Herja. "Dewa Herja, tahukah kau, aku memiliki alasan memutuskan hal ini ? Dewa Luhan sangat kuat dan bisa imbang melawan ras iblis sendiri, tapi Dewa Erlang tidak akan sanggup melawan ras iblis sendiri. Bukannya aku meremehkan Dewa Erlang, tapi kemampuan tempur Dewa Luhan adalah yang terbaik di Kerajaan Langit. "
101.7K viewsOn holdAdded to Library 35 Times as dewi hera
Read
+Library
Dendam Membara Sang Dewa Perang

Dendam Membara Sang Dewa Perang

"Dewa Suci pasti sudah gila mau melindungi sampah masyarakat sepertimu.” "Jaga mulutmu!" Boris berteriak histeris, wajahnya berubah dari merah menjadi ungu karena amarah yang meledak. "Justru Dewa Suci menginginkan kau mampus, Evan Wijaya! Dia mengirimku untuk menghabisimu! Aku adalah pedangnya! Aku adalah tangannya untuk membersihkan dunia dari orang sepertimu!"
101.9K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as dewi hera
Read
+Library
Dewa Alkemis

Dewa Alkemis

“ Mereka adalah Dewa Zhi, Dewa Gi dan Dewi Nara!” “ Tiga Dewa terkuat pada masanya!” Jawab Alpha. Tian Fan menunjukan raut wajah terkejutnya apalagi saat mendengar nama terakhir yang disebutkan.” Apa katamu tadi, Nara? Ada Dewi yang bernama Nara?” Tanyanya mencari penegasan sambil kedua tangannya memegang kuat kedua pundak Alpha. “ Be….Benar tuan, Dewi Nara, apa tuan pernah bertemu dengannya?” Tanya Alpha serius.
9.2175.2K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as dewi hera
Show Reviews (38)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Read All Reviews
Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

Ribuan kilauan cahaya berbagai warna dan bentuk dari sayap peri, telah memenuhi langit akademi Amerta. Mereka terbang menuju tempat yang sama, yaitu pulau melayang yang begitu besar, dengan sebuah arena berbentuk kubah yang memenuhinya. Ratusan ribu penonton telah memenuhi tribun, namun ada sisi tribun yang lega digunakan oleh para peserta dan pendukungnya. Suara riuh dari ratusan ribu penonton dengan cepat mulai sunyi. Pandangan mereka tertuju pada kilauan cahaya merah muda yang mendekat. Gadis cantik bergaun merah muda yang merumbai tertiup angin, menambah kecantikan wajahnya. Sang Primadona Dewi Kecil, yang didambakan oleh setiap laki-laki setelah Peri Salju tidak bisa mereka dapatkan lag
1053.4K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as dewi hera
Read
+Library
Sang Dewi

Sang Dewi

Rara Kinasih mengangkat kedua tangan sebatas dada. "Tak perlu dijelaskan," sahut Shima Dahyang. "Dewa Mandala memang suka mempermainkan para dewi. Pertama Larasati, lalu Randita, dan sekarang dirimu. Entah setelah ini siapa lagi."
2.9K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as dewi hera
Read
+Library
Legenda Dewa Tertinggi

Legenda Dewa Tertinggi

Sebagian lainnya langsung berkumpul di Arena Pertarungan yang ada di gunung sebelah. Begitu mereka turun, orang-orang yang ada di alun-alun mulai berkumpul di sekitar mereka dan berbincang tentang Sekte Demoness, yang walaupun lemah tapi diisi oleh para wanita dengan wajah yang menyamai seorang dewi. Bahkan orang-orang dari Nine Heavens menyebut Sekte Demoness dengan nama Sekte Dewi Iblis, yaitu para dewi yang tinggal di neraka. Dan Ketua Sekte mereka, Sang Frost Demoness Bai Yuren, merupakan dewi itu sendiri.
9.261.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as dewi hera
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

Daripada disebut Dewi Matahari, perempuan itu lebih pantas disebut sebagai Dewi Perang Athena. Ia memang cantik, tubuhnya indah meski tidak begitu tinggi seperti seumurannya dan termasuk dalam kategori sangat kurus untuk tingginya. Melihat Dewi Matahari itu mampu melawan preman-preman itu hampir sendirian, hanya itu yang bisa Raka pikirkan.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as dewi hera
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Orang tua itu mengangguk meskipun tidak menatapnya, "mereka adalah tiga Dewi yang begitu dipuja, bahkan oleh pemimpin tertinggi para dewa, Sang Odin. Gelar mereka bergema di tanah para dewa sebagai Sang Pembawa Takdir. Yang termuda, disebut Nouna, dia sang dewi yang bertugas menentukan kelahiran. Yang tertua, disebut Morta, dia sang dewi yang bertugas menentukan kematian." Melihat orang tua itu menghentikan ceritanya, Isaura tidak bisa menahan diri untuk merasa penasaran, "lalu siapa yang satunya lagi, kek? Bukankah mereka bertiga?" Orang tua itu menatap langsung kepadanya, "Dan terakhir, adalah Sang Penegah, dia bukanlah yang tertua atau yang termuda." Jeda sejenak. "Dialah Lakhesis. Sang d
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 678 Times as dewi hera
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status