Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
18 Kali Gagal Nikah

18 Kali Gagal Nikah

Tiga tahun setelah menggelar resepsi pernikahan, suamiku yang merupakan seorang pilot sudah 18 kali membatalkan rencana pendaftaran pernikahan kami. Pertama kali karena murid perempuannya sedang uji terbang, aku menunggunya di depan Kantor Catatan Sipil seharian. Kedua kali karena dia menerima telepon dari murid perempuannya dan buru-buru pergi, dia bahkan menurunkanku di pinggir jalan. Kemudian, setiap kami akan mendaftarkan pernikahan, murid perempuannya akan mengacaukan rencana kami. Akhirnya, aku memutuskan untuk meninggalkannya. Namun, setelah aku menaiki pesawat menuju Doma, dia malah nekat mengejarku ke Doma.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Hari ketiga setelah aku meninggal, tunanganku menerima telepon untuk mengidentifikasi jenazah. Dengan nada tidak sabar, dia berkata, "Kalau sudah mati, ya mati saja. Kuburkan dulu, baru kabari aku." Polisi tak berdaya, lalu menelepon orang kedua yang tercantum sebagai kontak darurat, yaitu teman masa kecilku. Dia tertawa dingin. "Benaran mati? Tapi soal mengurus mayat, bukan urusanku juga, 'kan? Langsung saja dibakar, terus abunya dibuang." Sampai akhirnya, foto jenazahku tersebar di internet. Dalam semalam, rambut tunanganku dan teman masa kecilku sama-sama memutih.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

“Apa? Nggak apa-apa… ah, tunggu sebentar….” Di hari hujan, aku yang basah kuyup hanya sempat menyampirkan selembar handuk, tapi tiba-tiba diriku sudah terperangkap di dalam pelukan pacar sahabatku. Seketika itu juga, tubuhku terekspos sepenuhnya di hadapannya. Napas pria itu terasa panas menyentuh kulit telanjangku dan setiap sentuhannya membuatku gemetar hebat. Di satu sisi, tanganku masih menggenggam ponsel yang tersambung dengan sahabatku. Di sisi lain, tubuhku ditindih oleh pacarnya. Aku hampir gila, entah karena rasa bersalah atau sensasi nikmat yang kurasakan. Sambil mendengarkan suara sahabatku di balik telepon, aku memejamkan mata, tak lagi mampu menahan erangan yang lolos dari mulutku….
828 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Menceraikan Suamiku yang Kejam

Menceraikan Suamiku yang Kejam

Teman masa kecil suamiku berkemudi saat mabuk dan menabrak orang tuaku hingga mati. Aku ingin melapor polisi, tetapi suamiku malah menutup mataku dan membawaku ke ruang bawah tanah. Selama tiga tahun, aku mengalami berbagai macam siksaan di tengah kegelapan. Setiap kali setelah disiksa, akan terdengar suara dingin seorang pria. "Yulia, kamu masih membencinya?" Hingga suatu hari, aku berbaring di lantai yang dingin dan memohon ampun dengan orang di ujung telepon, "Nggak! Aku nggak membencinya lagi!" Seketika, terdengar tawa bahagia suamiku di telepon. Setelah aku keluar, aku menghindari pelukan suamiku. Saat aku mengusulkan perceraian, dia malah menggila.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Istri Yang Diabaikan

Kebangkitan Istri Yang Diabaikan

Sikap Wei benar-benar berubah setelah menikah. Ara telah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi istri yang baik dan mempertahankan rumah tangganya tapi Wei tetap dengan sikap dingin dan tidak pedulinya. Di hari ulang tahun pernikahan mereka yang ke dua, Ara kembali menyiapkan makan malam romantis bagi keduanya. Namun, seperti tahun sebelumnya, Wei tidak kembali ke rumah dan mengabaikan panggilan telepon dari Ara. Wei lebih memilih untuk pergi ke jamuan makan malam dengan Rina, sekretarisnya. Hati Ara terguncang ketika melihat foto Wei dan sekretaris nya yang begitu serasi di sebuah berita online yang ada di ponselnya.
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Kematianku, Ibu Masih Menginginkan Korneaku

Lima Tahun Kematianku, Ibu Masih Menginginkan Korneaku

Lima tahun setelah kematianku, ibuku menerima telepon dari polisi yang mengatakan bahwa ada kabar tentang diriku. Ibu bergegas pulang ke kampung halamannya bersama adik laki-lakiku. Setibanya di sana, dia langsung mendobrak pintu rumah nenek. "Mana Stella? Jago juga anak sialan itu bersembunyi. Cepat ambil kornea matanya buat adiknya." "Stella sudah meninggal," ucap Nenek terbata-bata sambil menangis. Ibu malah mencibir, "Bohong, polisi sudah meneleponku dan mengatakan kalau sudah ada kabar tentang dia." "Dasar nenek tua sialan! Kalau kamu nggak menyerahkannya sekarang, keluar sana dari rumah ini." Melihat sikap ibu, nenek menangis dan mengeluarkan fotoku dengan gemetar. "Stella, kamu nyesel tolongin adikmu?"
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Terungkap Berujung Penyesalan

Cinta Tak Terungkap Berujung Penyesalan

Setelah mencoba menggoda suaminya yang alim sebanyak 999 kali dan tetap gagal berhubungan intim, Jesica menelepon kakaknya. "Kak, aku berencana cerai." Lukman yang berada di ujung telepon hening selama tiga detik, lalu terdengar suaranya yang rendah. "Sudah kubilang Feri itu kayak orang suci, kamu nggak akan bisa memengaruhinya." Jesica tersenyum dengan mata yang memerah. "Iya, memang aku yang nggak tahu diri." Lukman berkata dengan nada santai, "Datang saja ke Negara Jumania, ada banyak pria tampan yang nggak kalah dari Feri di sini. Adik perempuanku yang selembut dan sebaik ini malah nggak dihargai, biar saja si Feri itu hidup kesepian sampai tua."
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Tersadar dari Mimpi, Aku Memutuskan untuk Meninggalkannya

Tersadar dari Mimpi, Aku Memutuskan untuk Meninggalkannya

Di hari pernikahan kami, “adik” kesayangan Levin tiba-tiba pingsan. Dia pun meninggalkanku di atas altar dan menggendong adiknya itu pergi ke rumah sakit. Begitu menyaksikan hal ini, penyakit jantung ibuku kambuh. Namun, semua orang yang hadir hanya ingin menonton pertunjukan dan sama sekali tidak berniat untuk membantu. Saat aku mengantar ibuku sampai ke rumah sakit, dia sudah tidak terselamatkan. Pada saat ini, Levin tiba-tiba meneleponku, “Sienna, kamu lagi di mana? Penyakit Lestari kambuh lagi. Dia butuh sumsum tulang belakangmu!” “Levin, kita ... pisah saja!” Aku memutuskan sambungan telepon, lalu berbalik dan pergi. Kali ini, aku tidak akan menoleh lagi.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Cinta Buta Pembawa Petaka

Cinta Buta Pembawa Petaka

Suatu hari, aku menerima telepon dari seorang pengembang properti. Orang itu dengan sopan menasihatiku bahwa meskipun aku sudah menikah, aku tidak perlu sampai membuat keributan sepanjang malam. Banyak tetangga yang mengeluh dan merekalah yang dipusingkan karena berada di antara kedua belah pihak. Aku menjawab dengan tenang. "Kalian pasti salah paham, aku saja nggak punya pacar, mana mungkin aku sudah menikah?" Melihatku masih tidak mau mengaku, pihak pengembang properti mengirimkan video pengawas lingkungan perumahan kepadaku. Dalam video tersebut, lorong bangunan dihiasi dengan lampu dan tamu datang tanpa henti. Beberapa orang mengiringi pengantin perempuan masuk ke dalam rumah baru. Pengantin laki-lakinya adalah mantan pacarku, yang sudah putus denganku dua setengah tahun yang lalu.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Sebelum Cinta Itu Hilang

Sebelum Cinta Itu Hilang

Nadine percaya rumah adalah tempat untuk pulang. Tapi ketika suaminya, Raka, semakin sering membawa pulang lelah—bukan cinta—dan nama perempuan lain mulai muncul di sela-sela telepon, Nadine mulai mempertanyakan segalanya. Tania, rekan kerja Raka, hadir tanpa banyak suara. Ia tahu celah itu sudah ada. Ia hanya tinggal masuk. Di tengah keretakan itu, Adrian—teman lama sekaligus sahabat Raka—muncul sebagai sosok yang mengerti. Tapi Nadine tahu: perasaan yang datang di tengah luka, bisa jadi jebakan yang lebih halus. "Rumah Tanpa Pulang" adalah kisah tentang cinta yang tak lagi kembali, kebisuan yang menyakitkan, dan langkah paling berat: memilih diri sendiri saat cinta tak lagi tinggal.
883 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai dialog telepon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
13
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status