Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia CEO Dingin

Rahasia CEO Dingin

"Jangan sok dewasa!" tegur Kiran sambil mencubit pipi Zahran dengan gemas, "Bertingkahlah seperti umurmu, sama seperti teman-temanmu yang lain!" "Jadi kita harus berpura-pura tidak tahu jawaban dari 351 dikurangi 37?" sahut Zayyan polos. "Bukan begitu maksud Mom..., Tante," balas Kiran hampir salah bicara, "Maksudnya cara bicara kalian jangan seperti orang dewasa seperti itu,"
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
Living with Mr. Arrogant

Living with Mr. Arrogant

TOK TOK TOK Saat kedua orang itu tengah berdebat, suara ketukan terdengar dari luar ruangan. Menghentikan sejenak perdebatan mereka. Dani Eljinan masuk ke dalam ruangan setelah mendapat izin dari sang atasan. Pria itu tersenyum menatap dua orang yang duduk di bangku masing-masing. "Ada apa?" tanya Zinnia sebagai direktur utama. "Aku mau menyerahkan laporan ini," jawab Dani menyerahkan laporan yang ia maksud.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu

CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu

Narzo melirik Renee yang berada dalam pelukannya, lalu tersenyum tipis dengan sopan. "Nggak apa-apa." "Bagus kalau begitu." Arvin menarik Renee dan pergi. Asisten yang berada di samping Narzo bertanya dengan bingung, "Jadi, Pak Narzo, apa sebenarnya tujuan kita ke Kota Haidar?" Narzo menjawab dengan tenang, "Pekerjaan." "Oh." Walaupun asisten itu masih tidak terlalu mengerti, dia tidak berani bertanya lagi.
9.8449.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.5K kali sebagai dialog zainuddin
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Whay Minoz
honestly ga puas ama endingnya..msh bnyk kejadian² yg blm terkuak,seperti d mlm renee d jebak..itu knp bisa ama arvin padahal jls² d rencanakan bt menjebak renee ama putra tertua gumarang..trus ada konflik apa antara arvin dan narzo putra tertua gumarang..
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Baca Semua Ulasan
Benarkah?

Benarkah?

Si penjaga receptionist malah menyela perkataan Zahrin. “Maaf, sebelumnya saya lancang. Adek sekolah di mana ya?” tanya penjaga meja receptionist berseragam warna biru dengan sopan dan mengangkat alis sebelah kirinya. “Ih, mbaknya ditanya malah nanya balik, udah mbak tenang aja. Zahrin ga bakalan menyalahgunakan nama dia kok. Zahrin pengen tau aja mbak, ya mbak, yaaa. Ayo dong, kasih tahu. Mbaknya cantik deh.” Zahrin merengek meminta jawaban dari penjaga receptionist.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
Dandelion

Dandelion

“Dah..dah gak usah banyak drama nih makan,” “Ummm…arghkkk.. uhuk ..uhukk….kau ini apa-apain sih Zain,”perbuatan Zain membuat Ziad tersedak dengan bijaknya Zian memberikan minuman yang ia beli tadi saat membeli batagor. “Terima kasih Zian.” “Sama-sama.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
POEDJAN

POEDJAN

“Kami pergi dulu. Sejenak saja. Kau boleh teruskan makanmu.” Dedeng bersama dengan Zainuddin kemudian pergi dari kantor yang bising suara mesin cetak surat kabar menuju jalanan yang tak kalah bising dari kantornya. Perjalanan mereka hanya ditemani suara kendaraan dan tawa Olanda yang baru pulang dari kerja mereka. Zainuddin sendiri sibuk melambai pada pepohonan dan tertawa pada setiap gemericik air yang jatuh dari tempat tinggi di parit semenara Dedeng sibuk memperhatikan Zainuddin yang tawanya menular padanya. “Zainuddin menyukai sekolah?” tanya Dedeng secara tiba-tiba.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Dia mengucap kalimat ambigu yang sukses membuat pemuda itu gelisah dalam penantian. “Jadi bagaimana keputusanmu, Za?” tampak Adrian seperti sudah tak sabar lagi. “Kita bisa memulai dari awal lagi, kak. Tapi dengan catatan, bahwa kak Adrian tidak boleh berbohong lagi padaku. Apapun itu kakak harus bercerita. Aku memberi kak Adrian satu kali kesempatan, dan jika sampai kakak melakukan kesalahan lagi, maka segalanya akan berakhir tanpa harus ada kesempatan selanjutnya,” ungkap Azizah akhirnya. Menerima kembali Adrian dalam hubungan yang mereka.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
ISTRIKU GILA?

ISTRIKU GILA?

Kami langsung memesan tiket setelah Pak Baharudin datang dan menceritakan tindakan Dio yang akan menjual saham perusahaan konstruksi milik Aditama yang notabene menjadi milik Zainab sekarang. Awalnya, Zainab tidak peduli dan ingin membiarkan saja tindakan Dio. Namun, saat Pak Baharudin mengatakan tentang nasib karyawan ke depannya, Zainab berubah pikiran. Dan kami pun bersiap untuk menuju Bali bersama Pak Baharudin. "Kamu kenapa? Ini tanganmu dingin banget, Za," kataku sambil mengusap berkali-kali telapak tangan Zainab bergantian kanan dan kiri.
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

"Berapa banyak yang kita hasilkan dari menulis berita, akhir-akhir ini?" Mendorong pintu balkonnya pelan, memandang lurus ke depan. Menikmati pemandangan kota Dubai yang memuakkan. "Tidak kurang dari 70 juta dollar, Nona," jawab pria berkebangsaan Uni Emirat Arab bernama Zayn Haddad. Zayn Haddad pria setinggi 195 cm bermata biru, badan tegap, dan rambut ikal. Putra seorang pangeran Dubai yang diusir oleh ayahnya.
10915 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
Radit dan Azizah

Radit dan Azizah

Setelah itu Azizah mengambil dan mengenakan mukenanya, lalu sebagai kewajiban seorang muslim Azizah pun mendirikan sholat maghrib. Selesai melakukan kewajibannya Azizah pun duduk ditepi ranjangnya dan mengambil handphone nya, Azizah melihat ada pesan masuk dari nomor tidak dikenal. Via Chat : [Jauhi Radit mulai sekarang!] pesan dari seseorang. [Maaf kamu siapa?] jawab Azizah.[Percuma kamu tau, lebih baik kamu jauhi Radit atau kau dalam bahaya] balasnya lagi.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai dialog zainuddin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status