Editor Dingin Bikin Bucin
Terdengar suara ketukan lembut di pintu kamar Nathaniel.
“Ya, paman? Masuk saja,” ucap Nathaniel pembersilakan. Julian membuka pintu, membawa pai yang sudah dipotong. Julian memasuki kamar dengan langkah hati-hati. “Apa kau baik-baik saja, Nate? Kau bisa cerita jika ada masalah,” tawar Julian, matanya penuh kepedulian.
Nathaniel mencoba tersenyum lembut, meskipun masih terlihat sedikit tegang. “Aku baik-baik saja, Paman,” jawabnya singkat.
Hot Chapters