Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Gadis itu membungkuk sebelum meninggalkan meja Zain dan kliennya. “Well, may I see the proposal, Mr. Daw?” Lelaki dari Thailand yang dipanggil Daw itu tersenyum mendengar permintaan Zain yang to the point. “Wow! Just like the rumor I’ve heard, you really don’t like to beat around the bush.” Daw tertawa kecil. Ia mengeluarkan proposal dari tas yang ia letakkan di atas kursi kosong di sebelahnya. “Here you are!” Daw menyerahkan proposal itu kepada Zain.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Married to My Anemy

Married to My Anemy

Dan bagai ikan yang termakan akan umpan, Zaid yang dari awal tidak suka pada Zain terbakar sedikit. "Sekali lagi selamat Pak Zaid, pastikan Pak Zaid memperlakukan Diandra dengan baik," ucap Zain. "Pasti, saya berjanji pada Tuhan. Bukan manusia," Jawab Zaid. "Mas, jangan gitu ngomongnya ke Zain." "Iya Mas tahu kok," Jawab Zaid. Selang beberapa detik, Zain turun dsj berganti dengan tamu tamu lain. Diandra menyalami banyak rekan rekan bisnis Pak Zola yang bahkan tidak dikenalnya.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Pernikahan Kedua dengan sang Mantan

Pernikahan Kedua dengan sang Mantan

sapa Zain, orang yang membukakan pintu. "Selamat siang, Mas Zain. Apakah saya datang di waktu yang sangat tepat?" tanya Audi seketika membuat Zain bingung. "Tentu saja. Tak ada waktu yang tepat atau tidak bagi Anda ketika akan menemui Pak Darren, suami Anda sendiri." Jawaban Zain yang terdengar begitu formal, yang Audi tebak kalau lelaki itu tidak menyadari ke mana arah pertanyaan yang ia ajukan.
1026.6K viewsCompletedAdded to Library 664 Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Doug kini sedang berbicara dengan Zayn di telepon, "Tuan Dunham, tolong minta maaf ke sahabatmu itu atas namaku! Aku benar-benar orang yang nggak bisa dipercaya. Tapi ini adalah informasi terbaru yang baru saja diumumkan oleh atasan perusahaanku, jadi aku juga nggak bisa berbuat apa pun.” Zayn tampak panik dan berkeringat dingin, “Tunggu, Anda nggak bisa ngelakuin ini ke aku, Tuan Dowding! Anda sekarang benar-benar mendorongku berlutut ke tumpukan kotoran!”
9498.8K viewsCompletedAdded to Library 15.5K Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Deeggg Hening! Semua orang terbengong menatap lelaki yang berdiri di tengah pintu, Nadin yang tengah memengang buku agenda besar, tidak terasa buku itu sudah terlepas dari tangannya. Nabila bahkan hampir menyemburkan teh panas yang tengah dihirupnya. "Loh? Itu bukannya Zaki Nur Ikhsan, CEO Z-Teknologi?" Suara Tiari membuyarkan keheningan yang sempat tercipta.
9.8146.7K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

lanjutnya dengan nada percaya diri dan sombong. Lalu Damar bergerak cepat. Setelah menyimpan foto Mela ke dalam saku piyamanya lagi, ia mengambil iPad Pro dari laci mejanya. Perangkat miliknya yang digunakan khusus untuk urusan bisnis. Jari-jemarinya yang panjang dan terawat dengan cekatan membuka kunci keamanan. Ia menggulirkan layarnya dan mengabaikan notifikasi saham yang mulai bergerak di pasar Asia. Keuangan global adalah hal kecil dibandingkan kehancuran yang kini mengancamnya.
776 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

Dia bisa bermain riang dengan Zain. "Iya Bu, terima kasih." "Kapan Bu perginya?" "Kemarin, tiba-tiba tubuhnya drop. Ini kami mau bereskan semua barang-barang. Kemarin kami tidak sempat membereskannya." "Kak Dika sudah sembuh dong," ujar Zain dengan polos. Bersambung ....
2.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku

Suami Tak Bergunaku Menjadi Bosku

Dorin juga segera tersadar, buru-buru menutup mulutnya dan tersenyum padaku dengan ekspresi terkejut. Aku menggelengkan kepala padanya, memberi isyarat agar dia lebih berhati-hati. Dia langsung mengerti dan mengangguk. Saat itu, panggilan telepon Zayn berakhir dengan ucapannya, "Setelah upacara penutupan syuting, aku akan jumpai kamu dan selesaikan." Dari nada suaranya yang rendah dan lembut, sudah bisa ditebak bahwa orang di ujung telepon adalah Cindy.
9.3259.5K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as dialog zainuddin
Show Reviews (103)
Read
+Library
Aurora Aurora
gw kasih bintang setengah karna kecewa.... stak alur cerita nya ga ada progres kemajuan buat Meisya kalo di Webfic ( Audrey), Audrey berhak BAHAGIA... Baru tau gw, ini kan novel terjemahan kan dari luar ya, koq konfliknya STAK DI SITU AJA... Berarti orang luar PENULIS ASLI NOVEL ini,, kurang PANDAI
Diana Lim
kasih tau dengan jelas dong Thor,jgn buat penasaran berbulan2 itu Cindy sebenarnya siapa?masa iya cinta pertama nya Zayn?serius Zayn suka sama Cindy tapi mau juga sama Audrey? maruk bener kalau iya wkwk,atau Cindy yg cinta pertama nya adalah Zayn, tapi Zayn menganggap adik aja karna sokongan duit?
Read All Reviews
Malam Panas Dengan CEO

Malam Panas Dengan CEO

"Okeh, sekarang kita hanya perlu menunggu balasan dari gadis kecil!" Tiba-tiba senyuman Sean memudar saat indera pendengarannya menangkap suara ketukan pintu. Tiga detik kemudian pintu ruangan kerjanya terbuka dan masuklah pak Sadin. Lelaki itu mengembangkan senyuman lagi menyambut kemunculan asisten pribadinya. “Ini Tuan, semua informasi yang Tuan butuhkan,” ucap pak Sadin seraya memberikan map di tangannya. “Dugaan Tuan Sean benar, ibunya nona Zia masih bekerja di rumah bordil,”
1081.2K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as dialog zainuddin
Read
+Library
Bukan Sekedar Sahabat

Bukan Sekedar Sahabat

Zio mengirim foto Zaza dan Reihan yang duduk berdua di atas tikar. "Bener." "Lagi PDKT sama Bu Zaza ya?" "Hooh." "Yah, padahal aku ngincer Bu Zaza loh." Zio memasang emoticon menangis. "Gak usah lebay, kamu masih terlalu kecil dan kalah jauh dari Mas Rei." "Hiks. Sedih aku Fin." Zio mengirim stiker menangis "Hoek." Fina mengirim stiker muntah.
1028.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as dialog zainuddin
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status