Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Istri yang Tidak Dianggap

Aku Istri yang Tidak Dianggap

tanya Adel saat Damar tidak merespon ucapannya. “Eh, enggak kok, enggak kenapa-napa, kamu tadi ngomong apa?” saut Damar, mencoba kembali fokus dengan pembicaraannya dengan Adelya, walaupun kini hatinya mengkhawatirkan Safeea yang terlihat pucat tadi. ==================================================================
9.5130.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.3K Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
SELIR HATI

SELIR HATI

“Baik ayah. Ayah juga hati-hati di jalan.” Kereta bergerak menjauh, meninggalkan istana yang rasanya semakin pengap. Dian berdiri diam beberapa detik sebelum akhirnya menarik napas panjang. Ia belum sempat melangkah pergi ketika Dias sudah berdiri di hadapannya. “Dian, aku peringatkan kau untuk jaga jarak dari suamiku!” ucap Dias, tanpa basa-basi. “Aku tidak peduli niatmu apa.”
103.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 97 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Tanpa ia sadari, benih kecurigaan kecil di kepalanya kini berjalan berdampingan dengan perhatian yang mulai muncul dari orang lain. Dua arus yang berbeda. Namun perlahan mengarah ke titik yang sama. Sementara itu Aira duduk di mejanya, menatap layar yang tidak benar-benar ia baca. Percakapan dengan Damar tadi masih bergema di kepalanya. Ia tahu pria itu belum mengetahui apa pun. Namun ia juga tahu satu hal yang lebih menakutkan: Damar sudah mulai mencari pola.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
Diamnya Seorang Istri

Diamnya Seorang Istri

Hatinya tiba-tiba merasa gelisah, karena biasanya jam tujuh malam sudah pulang. Selang beberapa menit ponsel Alina berdering, gegas ia meraih benda pipih miliknya itu. Tertera nama Wildan pada layar ponselnya, khawatir ada yang penting, Alina langsung menggeser tombol berwarna hijau. [Assalamu'alaikum, ada apa mas] [Alina, maaf ya. Malam ini aku tidak pulang, aku pulang ke rumah ibu]
1015.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 373 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
Tawanan Mafia Blackwood

Tawanan Mafia Blackwood

“Kalau begitu, janji.” “Janji,” balas Damian, mantap. Namun sebelum suasana itu benar-benar melebur jadi kehangatan, suara notifikasi singkat dari layar di sudut ruangan memecahkan momen. Damian berdiri cepat, menghampiri panel digital. Wajahnya langsung berubah tegang. “Ini… sinyal tak dikenal di perimeter utara. Bergerak lambat… tapi pasti.”
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
CEO Amnesia Mencari Cinta Yang Hilang

CEO Amnesia Mencari Cinta Yang Hilang

gumamnya sambil menggeser layar ponsel, menatap keluar jendela ke arah taman yang kini diselimuti kabut tipis akibat hujan yang semakin deras. Belum sempat ia memutuskan apakah akan membalas, pesan ketiga masuk: "Kau mungkin bertanya-tanya bagaimana aku tahu tentang pertemuanmu dengan Eliza. Aku memiliki mata dan telinga di banyak tempat, Damian. Termasuk di dekat orang-orang yang kau anggap setia. Kau perlu berhati-hati dengan siapa kau berbagi rencanamu. Tidak semua orang di LTI menginginkan kesuksesanmu."
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

sahut Mia "Loh, bukan sok peduli. Tapi, emang ini bahaya banget. Kalo salah injak nyawa kita taruhannya." "Bianca emang bener tapi, kalo kita diem aja nunggu kabut mau sampe kapan? dan mungkin aja didepan sana kabutnya ilang" jelas Malik. "Kita harus ekstra hati-hati" lanjutnya. "Iya, Bianca bener. Tapi aku juga setuju sama Malik" sahut Aulia, dan Alfa. "Udahlah, jalan aja. Ngapain ikutin omongan dia" tutur Zio mengacuhkan pendapat Bianca, dan langsung berjalan pergi.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 107 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
DIA

DIA

Kali ini Dian anak Joan yang berbicara. "Tante mungkin tidak tahu, kalau kami ini jenius. Tapi juga nggak perlu orang jenius hanya untuk membela ibunya karena itu memang sudah tugas anak, terlebih jika kehormatan ibunya dihina di depan mata seperti ini. Jika Mas Tama tampak 'sok' buat kalian tentu saja begitu terlebih dia adalah satu-satunya laki-laki dalam keluarga kami. Bunda, Lika nggak jadi punya ayah deh, kita kembali ke Cianjur saja ya?" Kali ini Anulika yang membalas perkataan Dian. Tangan Anulika terulur guna meraih tangan sang bunda. Saat Almira mau membuka suara. Davka lebih dulu berucap sembari merengkuh Almira dalam dekapan.
109.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 317 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Di Singapura, alarm senyap berbunyi. “Dia tidak menyerang kita,” kata seseorang. “Dia menyerang kepercayaan.” “Itu lebih mematikan,” sahut yang tua. “Siapkan rencana akhir.” Sebuah nama muncul di layar. DAMAR. Di hutan, ponsel Damar bergetar. Satu pesan. KITA TAHU SIAPA KAMU. DAN KITA TAHU SIAPA YANG KAMU CINTAI.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang Diam-diam Perhatian
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status