Pijatan Nikmat Sang CEO
Nathaniel membuka buku itu dan mulai membaca:
"Untuk Arissa, Istriku, Sahabatku, Cintaku
Ada banyak cara untuk mengatakan 'aku mencintaimu'. Kadang dengan kata-kata yang diucapkan, Kadang dengan sentuhan yang tak terucapkan. Tapi cara favoritku adalah ini: Menjadi saksi atas hidupmu, Melihatmu tumbuh dan berkembang, Menua bersamamu hari demi hari, Dan bersyukur setiap malam Karena diberi kesempatan untuk mencintaimu satu hari lagi.
Ini adalah janjiku padamu: Untuk mencintaimu saat mudah untuk melakukannya, Dan terutama saat sulit untuk melakukannya. Untuk menjadi temanmu saat kau butuh teman, Pendengarmu saat kau butuh didengar, Dan pelipur laramu saat dunia terlalu keras. Untuk mengingatkan