SELIR HATI
David masih peduli dan ingat dengannya.
Gita berhenti di ambang pintu. Hatinya ikut berdebar tanpa tahu kenapa. Dias membuka surat itu perlahan, matanya menelusuri setiap baris, lalu menatap Gita dengan ekspresi yang sulit dibaca.
“Dia… menulis tentangmu,” ucap Dias lirih.
Gita menatap balik. “Tentang saya, Yang Mulia?”
Dias menatapnya, senyum muncul di bibirnya, senyum yang tidak sepenuhnya senyum.
Hot Chapters