Miskin itu Memalukan
Mama sampai menangis terharu mendengar berita gembira ini.
Aku menarik kedua tangan mama dan menempelkan pada perutku. Mama tertawa. Ya Allah, senangnya aku melihat tawa di wajah mama. Semoga kelak kalau cucunya lahir akan membawa kembali suasana hangat di hati mama.
“Doain semoga calon debay ini sehat, lancar, selamat sampai lahir, ya, Ma,” ucapku gembira.
“Pasti, Ufi, pasti. Mama selalu berdoa buat kamu, suamimu, keluargamu dan tentu saja calon cucu mama,” ujar mama dengan mengelus perutku.
Bab Populer